TUASIKAL, ZAINAL RIZALDI and Sulistiyo, Eko (2019) ANALISIS KEGAGALAN MATERIAL WATER WALL TUBE PLTU TELUK SIRIH UNIT 1. Diploma thesis, ITPLN.
ZAINAL RIZALDI TUASIKAL 2011-12-037 SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
PLTU Teluk Sirih merupakan salah satu PLTU yang menggunakan boiler tipe CFB,
yang terdiri dari tiga komponen utama yaitu ruang bakar, cyclon dan backpass.
Pembakarannya menggunakan bed material (batubara, udara, pasir dan limestone)
yang berfungsi untuk mempertahankan panas yang lebih lama dan merata di dalam
ruang bakar. Ruang bakar PLTU Teluk Sirih menggunakan dinding pipa air (water
wall tube) untuk pemanasan air untuk menghasilkan uap, pemanasan tersebut
menggunakan prinsip radiasi dan konveksi. Oleh karena itu, masalah yang sering
dihadapi PLTU jenis ini adalah penipisan serta kebocoran tube karena sifat pengikis
dari sirkulasi bed material di ruang bakar. Kegagalan berupa penipisan dinding pipa
yang terjadi pada water wall tube yang ketebalan awal pipa 5 mm, mengalami
penipisan sampai tersisa 1 mm. Pengujian yang dilakukan pada material water wall
tube yang mengalami kegagalan ini untuk mengetahui perubahan pada kekerasan,
komposisi kimia serta struktur mikro material. Dari hasil pengujian kekerasan
didapatkan pada daerah yang mengalami penipisan ditandai dengan meningkatnya
nilai kekerasan yaitu 531 HV (nilai kekerasan tertinggi pada sampel uji). Pada
pengujian komposisi kimia didapatkan penurunan persentase dalam unsur logam
sampel bahan seperti karbon (C), Mangan (Mn), Pospor (P) dan Sulfur (S),
sedangkan unsur Silikon (Si) mengalami peningkatan persentase. Sedangkan pada
pengujian struktur mikro didapatkan perbandingan sampel yang masih normal dan
yang sudah mengalami kegagalan berupa, mulai terbentuknya fasa pearlite (daerah
gelap) pada sampel uji yang sudah mengalami kegagalan, hal ini ditandai dengan
meningkatnya nilai kekerasan pada sampel uji.
PLTU Teluk Sirih is of those equipped with CFB type, which are made up of three
components of furnace, cyclon and backpass. The burning used bed material (coal,
air, sand and limestone) that served to maintain longer and equal heat and
equalizing in the furnace. The furnace uses a water wall tube to heat up water to
produce steam, using the principles of radiation and convectioan. Often, therefore,
the problem with this type of water is thinning and leakage because of the irritating
nature of the bed material circulation in the furnace. The failure of plumbing
thinning, wich occurs in water wall tube at the initial thickness of a 5 mm pipa, is
reduced to 1 mm. Testing done in demaged pipa materials to determine the changes
in hardness, chemical composition and micro structure. The result from harness
testing were found in areas where hardness was thinned, marked by increased
hardness value of 531 HV (the highest grade of hardness on the test sample. At
testing the chemical composition’s got a percentage reduction in metal elements
samples like carbon (C), Manganese (Mn), Phosphorus (P) and Sulfur (S), and the
Silicon element (Si) increase in percentage. Whereas at the testing of micro
structures, it’s found that the proportion of normal samples and that have already
failed in the form of, beginning to develop fasa pearlite on the already unsuccessful test samples, it’s marked by increasing rates of hardnress in the test sample.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | PLTU, Water wall tube, pipa air, penipisan, uji komposisi kimia, uji kekerasan, uji metalografi PLTU, Water wall tube, water wall, thinning, chemihal composition test, hardness test, metalgraph test. |
| Subjects: | Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Mesin |
| Divisions: | Fakultas Teknologi dan Bisnis Energi > S1 Teknik Mesin |
| Depositing User: | Nurul Hidayati |
| Date Deposited: | 11 May 2026 09:48 |
| Last Modified: | 11 May 2026 09:48 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/4833 |
