Rosyadi, Marwan and Gultom, Tumpal (2025) STUDI IMPLEMENTASI STATIC VAR COMPENSATOR (SVC) DAN STATIC WATT COMPENSATOR (SWC) DALAM MENJAGA STABILITAS TEGANGAN DAN DAYA SISTEM KELISTRIKAN AKIBAT BEBAN ELECTRIC ARC FURNACE STUDI KASUS UBPN POMALAA PT ANTAM. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
202480097_Marwan Rosyadi_LPK.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Abstract
PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk mengoperasikan fasilitas peleburan feronikel di Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Pomalaa yang memerlukan pasokan energi listrik dengan tingkat keandalan dan kualitas daya yang tinggi. Karakteristik beban utama berupa Electric Arc Furnace (EAF) bersifat sangat fluktuatif dan nonlinier, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kestabilan tegangan, fluktuasi daya aktif dan reaktif, serta deviasi frekuensi pada sistem kelistrikan. Seiring dengan rencana interkoneksi sistem kelistrikan ANTAM dengan sistem transmisi PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Bagian Selatan (SULBAGSEL) pada tegangan 150 kV, diperlukan kajian teknis komprehensif untuk memastikan keandalan dan keamanan operasi sistem terpadu.
Studi ini dilakukan untuk mengevaluasi implementasi Static Var Compensator (SVC) dan Static Watt Compensator (SWC) sebagai solusi teknis dalam menjaga kestabilan tegangan dan daya sistem kelistrikan akibat pengaruh beban Electric Arc Furnace. Ruang lingkup analisis mencakup studi kondisi steady-state dan transient pada titik interkoneksi, dengan mempertimbangkan skenario operasi normal, fluktuasi beban dinamis, ketidakseimbangan beban, gangguan hubung singkat, serta pelepasan beban besar (load rejection). Pemodelan sistem dilakukan untuk merepresentasikan kondisi eksisting dan rencana pengembangan sistem kelistrikan ANTAM–PLN secara realistis.
Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan SVC secara efektif meningkatkan profil tegangan dan mengendalikan kebutuhan daya reaktif pada sistem, sehingga mampu mereduksi deviasi tegangan akibat fluktuasi beban EAF. Sementara itu, SWC terbukti berperan signifikan dalam meredam fluktuasi daya aktif dan mempercepat pemulihan frekuensi sistem, khususnya pada kondisi gangguan transien dan pelepasan beban besar. Kombinasi SVC dan SWC memberikan respons dinamis yang lebih stabil dibandingkan sistem tanpa kompensator, serta meningkatkan margin kestabilan sistem interkoneksi.
Berdasarkan hasil analisis, direkomendasikan implementasi SVC dan SWC dengan pengaturan parameter yang terkoordinasi, disertai penguatan infrastruktur transmisi dan penerapan sistem pemantauan serta pengendalian real-time. Dengan penerapan rekomendasi tersebut, interkoneksi sistem kelistrikan UBPN Pomalaa PT ANTAM dengan sistem PLN SULBAGSEL dapat dioperasikan secara aman, andal, dan efisien, sekaligus memenuhi standar kualitas daya yang dibutuhkan oleh industri peleburan nikel.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | STATIC VAR COMPENSATOR (SVC) SISTEM KELISTRIKAN AKIBAT BEBAN ELECTRIC ARC FURNACE |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Teknik Tenaga Listrik Thesis |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Program Studi Program Profesi Insinyur |
| Depositing User: | Mr Marwan Rosyadi |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 06:16 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 06:16 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/6385 |
