ADAM, RAUDHATINA M. and Pawenary, Pawenary (2022) PEMELIHARAAN KUBIKEL PADA GARDU DISTRIBUSI TIPE BETON UNIT KAPO UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN DI PT. PLN (PERSERO) UP3 BEKASI. Diploma thesis, ITPLN.
PROYEK AKHIR_ CLARA DEASY FITRI NGATASYA BR.S_CLARA DEASY FITRI NG.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Kebutuhan masyarakat akan energi listrik terus meningkat seiring dengan pesatnya kebutuhan hidup dan peralatan yang dipakai. Oleh sebab itu membuat PT.PLN (Persero) harus dapat menyalurkan energi listrik seefiesin mungkin. Pemeliharaan jaringan distribusi merupakan serangkaian tindakan atau proses kegiatan untuk mempertahankan kondisi dan meyakinkan bahwa peralatan dapat berfungsi sebagaimana mestinya sehingga dapat dicegah terjadinya gangguan yang menyebabkan kerusakan. Pemeliharaan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan, ketersediaan dan efisiensi peralatan, untuk memperpanjang umur peralatan, mengurangi resiko terjadinya kegagalan atau kerusakan peralatan, meningkatkan keamanan peralatan, mengurangi lama waktu padam akibat sering gangguan. Gardu distribusi adalah suatu tempat/bangunan instalasi listrik yang di dalamnya terdapat alat-alat pemutus, penghubung, pengaman dan trafo distribusi untuk mendistribusikan tenaga listrik sesuai dengan kebutuhan tegangan konsumen. Kubikel adalah suatu perlengkapan atau peralatan listrik yan berfungsi sebagai pengendali , penghubung serta membagi tenaga listrik dari sumber tenaga listrik. Kubikel yang akan dipelihara pada pembahasan ini adalah kubikel yang ada pada gardu distribusi unit kapo dimana dengan nomor gardunya GD11332. Setelah dilakukan perhitungan diketahui bahwa jumlah kWh yang tidak terjual selama pemeliharaan adalah sebesar 430,83430159 ��ℎ , dengan kergian yang dialami oleh PLN adalah sebesar �� 732,241,158
People's need for electrical energy continues to increase along with the rapid needs of life and the equipment used. Therefore, PT PLN (Persero) must be able to drain electrical energy as efficiently as possible. Network maintenance is an action or process of action to maintain conditions and ensure that equipment can work properly so that disturbances can occur that cause damage. This maintenance aims to increase the durability, availability and efficiency of equipment, to extend the life of the equipment, to reduce the occurrence of equipment failure or damage, to increase the safety of the equipment, to reduce the length of time outages due to frequent disturbances. Distribution Substation is an electrical installation place/building in which there are disconnecting, connecting, safety and distribution transformers to distribute electric power according to consumer voltage requirements. Cubicle is an electrical equipment or equipment that works as a controller, liaison and share electric power from an electric power source. The cubicle that will be maintained in this discussion is the cubicle that is in the distribution substation of the Kapo unit where the substation number is GD11332. After calculating, it is known that the number of kWh that is not sold during maintenance is 430,83430159 ��ℎ, with losses experienced by PLN amounting to �� 732,241,158
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kubikel , Pemeliharaan jaringan distribusi, Gardu distribusi , Energi yang tidak terjual Cubicle, distribution network maintenance, distribution substation, Unsold energy |
| Subjects: | Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Tenaga Listrik |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | Sudarman |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 06:22 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 06:22 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/6448 |
