Prasetiyo, Hardive Tri (2026) RANCANG BANGUN PROTOTYPE SISTEM MONITORING DAN DETEKSI DINI PENCURIAN KABEL GROUNDING BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN INTEGRASI DUA PERANGKAT (MULTI DEVICE). Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
COVER.pdf
Download (168kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (340kB)
ABSTRAK.pdf
Download (219kB)
BAB I.pdf
Download (221kB)
BAB II.pdf
Download (343kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (481kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (919kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (198kB) | Request a copy
Daftar Pustaka.pdf
Download (174kB)
SKRIPSI 202211026 HARDIVE TRI PRASETIYO.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
Abstract
Grounding atau pembumian merupakan proses menyalurkan sistem kelistrikan ke tanah melalui media besi atau elektroda untuk menyalurkan arus berlebih ke tanah. Standar nilai resistansi yaitu ≤1Ω untuk sistem tenaga listrik dan ≤5Ω untuk instalasi penerangan menurut puil 2000. Kabel grounding adalah komponen yang memiliki peran penting dalam sistem pentanahan biasanya berupa logam yang ditanam ditanah. Adapun fungsi utamanya yaitu mencegah kebocoran arus dan menyalurkan arus yang bocor tersebut ke dalam tanah, sehingga peralatan yang digunakan dalam instalasi kelistrikan aman dari hal tersebut. Namun saat ini masih banyak kasus pencurian kabel grounding, oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk merancang Prototype Sistem Monitoring dan Deteksi Dini Pencurian Kabel Grounding Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Integrasi dua perangkat (Multi Device) sebagai solusi untuk mencegah pencurian kabel grounding. Sistem alat ini dapat memantau informasi dari dua perangkat sekaligus dengan memanfaatkan ESP32 sebagai media komunikasi. Komponen ESP32 akan mengirimkan data ke IoT sehingga pengguna dapat memantau data dari dua perangkat yang terpasang di dua lokasi yang berbeda. Berdasarkan hasil Penelitian, prototype yang dibuat sesuai dengan rencana awal, dapat memantau kondisi kabel grounding dengan beberapa kondisi sebagai parameter pencurian. Kondisi pertama jika nilai tahanan grounding dibawah 5 ohm dan sensor HLK-LD2410 tidak mendeteksi adanya gerakan maka sistem akan mengirimkan status normal, jika nilai tahanan grounding lebih dari 5 ohm dan sensor HLK-LD2410 tidak mendeteksi gerakan maka sistem akan mengirimkan status gangguan grounding, jika nilai tahanan grounding kurang dari 5 ohm dan sensor HLK-LD2410 mendeteksi adanya gerakan maka sistem akan mengirimkan notifikasi waspada pencurian, dan yang terakhir ketika nilai tahanan grounding lebih dari 5 ohm dan sensor HLK-LD2410 mendeteksi adanya gerakan maka sistem akan mengirimkan notifikasi indikasi pencurian.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sistem grounding, Kabel grounding, ESP32, Internet of things,Multi device |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Elektronika Bidang Keilmuan > Internet of Things Skripsi Bidang Keilmuan > Smart System Bidang Keilmuan > Teknik Elektro |
| Divisions: | Fakultas Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan > S1 Teknik Elektro |
| Depositing User: | Mr Hardive Tri Prasetiyo |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 02:50 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 02:50 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/7098 |
