ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK PADA GEDUNG PERKANTORAN BERDASARKAN SISTEM PENCAHAYAAN DAN SISTEM PENDINGIN UDARA

Al Khaafi Ridho Pratama, Al Khaafi Ridho Pratama (2026) ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK PADA GEDUNG PERKANTORAN BERDASARKAN SISTEM PENCAHAYAAN DAN SISTEM PENDINGIN UDARA. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf

Download (384kB)
[thumbnail of lembar pengesahan.pdf] Text
lembar pengesahan.pdf

Download (468kB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

Download (706kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (501kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (449kB)
[thumbnail of SKRIPSI-202214018-AL KHAAFI RIDHO PRATAMA.pdf] Text
SKRIPSI-202214018-AL KHAAFI RIDHO PRATAMA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Konservasi energi pada bangunan menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan
efisiensi penggunaan energi listrik pada bangunan, terutama pada sistem pencahayaan
dan sistem pendingin udara yang mendominasi penggunaan energi listrik pada bangunan.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi penggunaan energi listrik melalui
analisis tingkat pencahayaan, kondisi kenyamanan termal, dan Intensitas Konsumsi
Energi (IKE), serta mengidentifikasi potensi konservasi energi pada gedung perkantoran.
Penelitian menggunakan metode audit energi dengan pengukuran secara langsung pada
tingkat pencahayaan, kelembapan dan temperatur udara, serta konsumsi energi listrik
gedung, hasil pengukuran dianalisis berdasarkan SNI 6197:2020, SNI 6390:2020, dan
Permen ESDM Nomor 3 Tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ruang
kerja memiliki intensitas daya sistem pencahayaan yang melebihi batas maksimum yaitu
7,5 Watt/m², sementara itu untuk intensitas daya sistem pendingin udara melampaui nilai
best practice 50 Watt/m². Nilai IKE gedung 153,18 kWh/m²/Tahun mengindikasikan
bahwa tingkat konsumsi energi pada bangunan termasuk kedalam kategori boros untuk
bangunan dengan luas kurang dari 5000 m². Tindakan konservasi energi yang dilakukan
berdasarkan hasil evaluasi adalah dengan melakukan optimalisasi jumlah lampu dan
penyesuaian pada kapasitas AC sesuai dengan kebutuhan ruang kerja. Dengan
rekomendasi tersebut berpotensi menekan penggunaan energi listrik pada sistem
pencahayaan dari 17.084 kWh/Tahun menjadi 9.862 kWh/Tahun dan sistem pendingin
udara dari 90.000 kWh/Tahun menjadi 43.627,20 kWh/Tahun, sehingga menghasilkan
potensi penghematan energi listrik sebesar 53.489,2 kWh/Tahun dengan estimasi
penghematan biaya listrik sebesar Rp 6.953.606 setiap tahun. Temuan penelitian
menunjukkan bahwa penerapan audit energi efektif dalam mengidentifikasi peluang
konservasi energi melalui optimalisasi sistem pencahayaan dan sistem pendingin udara
tanpa mengurangi kinerja operasional bangunan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Audit Energi, Efisiensi Energi, Gedung Perkantoran, Intensitas Konsumsi Energi, Konservasi Energi
Subjects: Bidang Keilmuan > Electrical Engineering
Bidang Keilmuan > Electricity Consumption
Bidang Keilmuan > Energy Consumption
Bidang Keilmuan > Energy Savings
Bidang Keilmuan > Greenhouse
Bidang Keilmuan > Konversi Energi
Skripsi
Bidang Keilmuan > Teknik Elektro Tenaga Listrik
Bidang Keilmuan > Teknik Tenaga Listrik
Divisions: Fakultas Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan > S1 Teknik Tenaga Listrik
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 26 Aug 2026 03:36
Last Modified: 26 Aug 2026 03:36
URI: https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/7240

Actions (login required)

View Item
View Item