Abiyyu, Dejan and Desiawan, Victor Assani (2026) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PIPA BAJA DENGAN KETEBALAN 0,7 MM DI LINI MILL P-2 MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (DMAIC) UNTUK MEREDUKSI DEFECT PRODUK DI PT XYZ. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
COVER TUGAS AKHIR_202242040_Dejan Abiyyu.pdf
Download (145kB)
LEMBAR PENGESAHAN_202242040_Dejan Abiyyu.pdf
Download (104kB)
ABSTRAK_202242040_Dejan Abiyyu.pdf
Download (196kB)
BAB I_202242040_Dejan Abiyyu.pdf
Download (238kB)
BAB II_202242040_Dejan Abiyyu.pdf
Download (476kB)
BAB III_202242040_Dejan Abiyyu.pdf
Restricted to Registered users only
Download (417kB)
BAB IV_202242040_Dejan Abiyyu.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB V_202242040_Dejan Abiyyu.pdf
Restricted to Registered users only
Download (255kB)
DAFTAR PUSTAKA_202242040_Dejan Abiyyu.pdf
Download (183kB)
Tugas Akhir Final_Dejan Abiyyu.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Industri manufaktur pipa baja merupakan salah satu sektor produksi yang memiliki tuntutan standar kualitas tinggi, mengingat produk yang dihasilkan digunakan secara luas dalam berbagai kebutuhan konstruksi dan infrastruktur. Tingginya persaingan di sektor ini mendorong setiap perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada volume produksi, tetapi juga pada konsistensi kualitas produk yang dihasilkan. Salah satu tantangan nyata yang kerap dihadapi dalam proses produksi pipa baja adalah munculnya cacat produk (defect) yang apabila tidak ditangani secara sistematis akan berdampak langsung pada meningkatnya biaya produksi, menurunnya kepercayaan pelanggan, serta berkurangnya daya saing perusahaan di pasar. Kondisi inilah yang mendorong perlunya penerapan pendekatan pengendalian kualitas yang terstruktur, berbasis data, dan berorientasi pada perbaikan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi cacat (defect) pada proses produksi pipa baja dengan ketebalan 0,7 mm pada Lini Mill P-2 PT XYZ yang mencatatkan tingkat kecacatan cukup tinggi selama periode pengamatan. Pendekatan yang digunakan adalah metode Six Sigma dengan kerangka DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) yang diterapkan secara sistematis untuk mengidentifikasi karakteristik kualitas kritis (Critical to Quality/CTQ), mengukur kapabilitas proses melalui perhitungan nilai DPMO (Defects Per Million Opportunities) dan level sigma, serta menganalisis faktor-faktor penyebab kecacatan menggunakan Diagram Pareto dan Diagram Fishbone yang mencakup faktor mesin, manusia, dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis defect yang teridentifikasi selama periode pengamatan Juni hingga Agustus 2025, dengan welding defect dan dent sebagai dua jenis cacat yang paling dominan, secara kumulatif menyumbang 60,24% dari total 11.394 unit cacat yang terjadi. Rata-rata nilai DPMO yang diperoleh berada di kisaran 18.972 hingga 21.491 dengan level sigma rata-rata sebesar 3,5, kondisi yang menunjukkan masih terdapatnya ruang perbaikan yang signifikan menuju standar ideal Six Sigma. Berdasarkan hasil analisis tersebut, penelitian ini menghasilkan usulan perbaikan strategis berupa penyusunan Startup Checklist Produksi, Jadwal Preventive Maintenance, dan SOP Setting Roll Mesin Forming dan Sizing yang dirancang secara spesifik berdasarkan temuan observasi lapangan, guna mereduksi tingkat defect, meningkatkan efisiensi proses, serta mengoptimalkan kinerja kualitas secara keseluruhan pada Lini Mill P-2 PT XYZ.
Kata Kunci: Six Sigma, DMAIC, DPMO, Level Sigma, Defect, Pipa Baja, Pengendalian Kualitas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Six Sigma, DMAIC, DPMO, Level Sigma, Defect, Pipa Baja, Pengendalian Kualitas. |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Quality Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Industri |
| Divisions: | Fakultas Teknologi dan Bisnis Energi > S1 Teknik Industri |
| Depositing User: | Mr Dejan Abiyyu |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 08:20 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 08:20 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/7378 |
