Rachman, Bagus Harie (2026) PENGARUH AMBIENT TEMPERATUR TERHADAP EFEKTIVITAS CLOSED COOLING WATER COOLER FAN PADA GT 2.2 DI PT. PLN INDONESIA POWER PLTGU UBP PRIOK. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
Cover.pdf
Download (23kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (764kB)
Abstrak.pdf
Download (14kB)
Bab I.pdf
Download (75kB)
Bab II.pdf
Download (624kB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (158kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (391kB)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (66kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (127kB)
202212021_BAGUS HARIE RACHMAN_TUGAS AKHIR.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Keandalan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) sangat
bergantung pada efisiensi sistem pendingin untuk mencegah overheating pada peralatan
vital pembangkit. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fluktuasi temperatur
ambient (Tci) terhadap efektivitas kinerja closed cooling water cooler fan pada unit GT
2.2 di PT PLN Indonesia Power PLTGU UBP Priok. Metode penelitian menggunakan
studi lapangan eksplanatori melalui pengamatan operasional langsung, studi literatur,
serta wawancara teknis. Seluruh pengolahan data termodinamika dikerjakan
menggunakan Microsoft Excel dengan pendekatan Log Mean Temperature Differential
(LMTD) dan Number of Transfer Units (NTU). Hasil analisis menunjukkan bahwa
peningkatan temperatur ambient dari 29,4 °C hingga 34,5 °C berdampak signifikan
terhadap efektivitas pendinginan. Kinerja efektivitas tertinggi mampu dipertahankan oleh
sistem pada angka 68% saat beroperasi pada kisaran suhu lingkungan 29,4 °C hingga 32
°C. Namun, ketika suhu lingkungan melonjak ke titik ekstrem 34,5 °C, persentase
efektivitas menurun menjadi 67%, yang mengindikasikan keterbatasan kapasitas termal
akibat menyempitnya selisih gaya pendorong (driving force) perpindahan panas ke
atmosfer. Pada kondisi suhu luar tertinggi tersebut, sistem dituntut bekerja ekstra untuk
membuang kalor, terbukti dari tercatatnya laju perpindahan panas maksimum (Qmax)
tertinggi sebesar 660.445 W, meskipun tingkat efektivitas sistem secara keseluruhan
melemah. Penelitian ini memberikan wawasan teknis mengenai batasan kinerja closed
cooling water cooler fan GT 2.2 terhadap kondisi cuaca terik dan merekomendasikan
eksplorasi penerapan teknologi modifikasi pendingin bantu serta optimalisasi strategi
pemeliharaan terencana jangka panjang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengaruh Temperatur Ambient, Closed Cooling Water, Cooler Fan, efektivitas, PLTGU UBP Priok. |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Mechanical Engineering Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Mesin |
| Divisions: | Fakultas Teknologi dan Bisnis Energi > S1 Teknik Mesin |
| Depositing User: | Fakultas Teknologi dan Bisnis Energi |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 08:22 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 08:22 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/7722 |
