Alfikri, Muhammad Farhat and Hutajulu, Albert Gifson (2026) Deteksi Partial Discharge Menggunakan Partial Discharge Detector Dan Thermovision pada Penyulang Kasa Gardu BC2P. Diploma thesis, Institut teknologi PLN.
Cover Ta Farhat.pdf
Download (272kB)
Lembar pengesahan Ta Farhat.pdf
Download (289kB)
Abstrak Ta Farhat.pdf
Download (350kB)
Bab 1 Ta Farhat.pdf
Download (491kB)
Bab 2 Ta Farhat.pdf
Download (1MB)
Bab 3 Ta Farhat.pdf
Restricted to Registered users only
Download (507kB)
Bab 4 Ta Farhat.pdf
Restricted to Registered users only
Download (974kB)
Bab 5 Ta farhat.pdf
Restricted to Registered users only
Download (481kB)
Daftar pustaka Ta Farhat.pdf
Download (416kB)
TA MUHAMMAD FARHAT ALFIKRI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Keandalan sistem distribusi tenaga listrik sangat dipengaruhi oleh kondisi isolasi pada jaringan
tegangan menengah 20 kV. Salah satu gangguan yang dapat menurunkan kualitas isolasi secara
bertahap adalah Partial Discharge (PD), yaitu pelepasan muatan listrik lokal yang terjadi pada bagian
isolasi yang mengalami kelemahan. Apabila tidak segera ditangani, aktivitas PD dapat menyebabkan
degradasi isolasi dan berkembang menjadi kegagalan isolasi yang lebih serius. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeteksi dan menganalisis indikasi Partial Discharge pada hang isolator
Penyulang Kasa Gardu BC2P di wilayah kerja PLN UP3 Cengkareng serta mengevaluasi
keberhasilan tindakan pemeliharaan yang dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode kuantitatif deskriptif dengan pengambilan data secara langsung menggunakan Partial
Discharge Detector dan kamera thermovision. Partial Discharge Detector digunakan untuk
mengidentifikasi aktivitas PD berdasarkan gelombang ultrasonik yang muncul pada hang isolator,
sedangkan kamera thermovision digunakan untuk mengamati kondisi temperatur permukaan dan
perubahan suhu sebelum dan sesudah pemeliharaan. Analisis temperatur dilakukan dengan
memperhitungkan nilai emisivitas material sebesar 0,95 dan suhu ambient untuk memperoleh nilai
suhu sebenarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemeliharaan, Partial Discharge
Detector mendeteksi aktivitas Partial Discharge yang terpusat pada hang isolator, sedangkan hasil
thermovision menunjukkan suhu terukur maksimum sebesar 39,7°C. Setelah dilakukan pemeliharaan,
aktivitas PD pada hang isolator tidak lagi terdeteksi oleh Partial Discharge Detector dan suhu
maksimum hasil thermovision menurun menjadi 35,7°C. Berdasarkan perhitungan koreksi emisivitas,
suhu sebenarnya sebelum pemeliharaan sebesar sekitar 41,0°C, sedangkan setelah pemeliharaan
menurun menjadi sekitar 36,1°C, sehingga terjadi penurunan suhu sebesar 4,9°C. Penurunan suhu
tersebut, yang disertai dengan tidak terdeteksinya kembali aktivitas PD oleh Partial Discharge
Detector menunjukkan bahwa tindakan pemeliharaan pada hang isolator telah berhasil mengurangi
kondisi anomali yang sebelumnya terindikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi
Partial Discharge Detector dan thermovision dapat digunakan sebagai metode pemeriksaan kondisi
hang isolator secara non-kontak dan sebagai pendukung pelaksanaan pemeliharaan berbasis kondisi
pada jaringan distribusi 20 kV.
Kata Kunci : Partial Discharge, Hang Isolator, Partial Discharge Detector, Thermovision, Koreksi
Emisivitas, Pemeliharaan Berbasis Kondisi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Partial Discharge, Hang Isolator, Partial Discharge Detector, Thermovision, Koreksi Emisivitas, Pemeliharaan Berbasis Kondisi. |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Distribusi Tenaga Listrik Bidang Keilmuan > Electrical Isolation Bidang Keilmuan > High Voltage Bidang Keilmuan > Isolasi Bidang Keilmuan > Partial Discharge Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Tenaga Listrik |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | SEK VOKASI VOKASI |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 07:20 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 07:18 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/7933 |
