Analisis time overrun dan solusi penyelesaian menggunakan framework DMAIC pada proyek instalasi listrik lantai 8 mall X

Afina, Siti Nurul and Abduh, Syamsir and Batih, Hakimul (2026) Analisis time overrun dan solusi penyelesaian menggunakan framework DMAIC pada proyek instalasi listrik lantai 8 mall X. Masters thesis, Institut Teknologi PLN.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (34kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan.pdf] Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (176kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

Download (24kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (193kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab V Kesimpulan.pdf] Text
Bab V Kesimpulan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (83kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (78kB)
[thumbnail of Tesis_202310050_Siti Nurul Afina.pdf] Text
Tesis_202310050_Siti Nurul Afina.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Time overrun merupakan salah satu permasalahan yang memengaruhi kinerja waktu proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab time overrun, menganalisis penyimpangan jadwal menggunakan Earned Value Management (EVM), serta menyusun alternatif penyelesaian melalui penerapan Critical Path Method (CPM) dalam kerangka Define, Measure, Analyze, Improve, and Control (DMAIC) pada proyek instalasi listrik Lantai 8 Mall X. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan analisis Schedule Variance (SV), Fishbone Diagram,
simulasi CPM, dan penyusunan Standard Operating Procedure (SOP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab time overrun terdiri atas faktor Design, Material, Management, Method, dan Man, dengan faktor dominan Design, Material, dan
Management yang masing-masing memiliki frekuensi kemunculan sebesar 100%, diikuti Method sebesar 75% dan Man sebesar 50%. Analisis EVM menunjukkan proyek mulai mengalami penyimpangan jadwal pada minggu ke-11, dengan nilai SV sebesar −12,44% pada target penyelesaian minggu ke-17, sehingga progres aktual hanya mencapai 87,56% dan proyek baru selesai pada minggu ke-20. Simulasi menggunakan CPM menghasilkan jalur kritis A–B–D–H–K–N–O dengan durasi proyek 103 hari kerja atau sekitar 15 minggu. Dibandingkan dengan penjadwalan eksisting yang disusun berdasarkan pengalaman tanpa metode penjadwalan terstruktur selama 17 minggu, penerapan CPM berpotensi meningkatkan efektivitas penjadwalan dengan durasi rencana sekitar 2 minggu
lebih singkat. Penelitian ini juga menghasilkan usulan penerapan Critical Path Method (CPM) sebagai metode penyusunan jadwal proyek serta Standard Operating Procedure
(SOP) pengendalian kinerja waktu proyek sebagai pedoman monitoring dan pengendalian waktu untuk meminimalkan potensi time overrun pada proyek sejenis.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Time Overrun, DMAIC, Earned Value Management (EVM), Critical Path Method (CPM), Schedule Variance, SOP Pengendalian.
Subjects: Bidang Keilmuan > Analisis Beban
Bidang Keilmuan > Decision Making
Bidang Keilmuan > Electrical Engineering
Bidang Keilmuan > Electrical Installation
Bidang Keilmuan > Monitoring
Bidang Keilmuan > Project management
Bidang Keilmuan > Teknik Elektro
Thesis
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Teknik Elektro
Depositing User: FAK PASCA SARJANA
Date Deposited: 04 Sep 2026 04:49
Last Modified: 02 Oct 2026 07:40
URI: https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/7972

Actions (login required)

View Item
View Item