STUDI KELAYAKAN PENERAPAN TEKNOLOGI V2G PADA BUS LISTRIK TRANSJAKARTA DALAM MENDUKUNG NET ZERO EMISSION 2060

Nugraha, Dimas Agung Hareva and Prabowo, Eri (2026) STUDI KELAYAKAN PENERAPAN TEKNOLOGI V2G PADA BUS LISTRIK TRANSJAKARTA DALAM MENDUKUNG NET ZERO EMISSION 2060. Masters thesis, Institut Teknologi PLN.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (148kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (9MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (818kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of FILE LENGKAP THESIS.pdf] Text
FILE LENGKAP THESIS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan teknologi Vehicle-to-Grid (V2G) pada armada bus
listrik TransJakarta sebagai strategi untuk meningkatkan keandalan sistem tenaga sekaligus mempercepat transisi energi bersih di kawasan perkotaan. Setiap bus dengan kapasitas baterai rata-rata 338,6 kWh dan depth of discharge sebesar 20% mampu memasok kembali sekitar 67,72 kWh energi ke jaringan. Apabila seluruh 11.175 unit dioperasikan dalam skema V2G penuh, total suplai balik yang dihasilkan dapat mencapai 272,36 MWh dalam periode lima jam. Kontribusi ini menurunkan beban puncak sekitar 0,96%, dan meskipun secara persentase tampak kecil, dampaknya signifikan bagi jaringan listrik perkotaan yang padat dan sangat sensitif terhadap perubahan beban.
Implementasi V2G memerlukan dukungan infrastruktur pengisian dua arah yang andal. Kebutuhan 2.800 charger berkapasitas 150 kW yang tersebar di 56 depot, masing-masing dengan kebutuhan daya sekitar 21,48 MVA, menunjukkan pentingnya desain distribusi energi yang terencana, pendekatan desentralisasi, serta strategi smart charging untuk menjaga keandalan operasi di tengah keterbatasan ruang kota Jakarta. Pada tahap awal penerapan yang melibatkan 4.470 bus, sistem mampu melepaskan daya sebesar 54,47 MW selama lima jam, menegaskan fungsi V2G dalam meratakan beban dan memberikan respons cepat terhadap dinamika permintaan energi.
Dari perspektif lingkungan, integrasi V2G diproyeksikan menurunkan lebih dari 2 juta ton emisi CO₂ secara kumulatif hingga tahun 2060, terutama jika dipadukan dengan pemanfaatan energi terbarukan di depot. Analisis finansial menunjukkan bahwa proyek ini belum sepenuhnya layak secara ekonomi berdasarkan indikator langsung. Namun, manfaat eksternal seperti pengurangan emisi, penghematan energi fosil, dan peningkatan efisiensi sistem memberikan nilai tambah yang substansial. Temuan ini menegaskan bahwa V2G berpotensi menjadi komponen strategis dalam memperkuat sistem transportasi listrik dan mendukung Indonesia menuju target Net Zero Emission 2060.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Vehicle to Grid (V2G), Bus Listrik, Kelayakan Ekonomi, Emisi Karbon, Net Zero Emission
Subjects: Bidang Keilmuan > Electric Vehicles
Bidang Keilmuan > Energy Business
Bidang Keilmuan > Environment
Bidang Keilmuan > Renewable Energy
Thesis
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Teknik Elektro
Depositing User: Mr Nugraha Dimas Agung Hareva
Date Deposited: 27 Feb 2026 06:54
Last Modified: 27 Feb 2026 06:58
URI: https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5336

Actions (login required)

View Item
View Item