Presiyono, Heri and Indarto, Agus (2026) ANALISIS TEKNO EKONOMI IMPLEMENTASI DEFENSE SCHEME N-2 SUTET BATANG - PEMALANG UNTUK MENINGKATKAN PENGOPERASIAN PEMBANGKIT PLTU BATANG 2 x 1000 MW. Masters thesis, Institut Teknologi PLN.
COVER_13. TESIS_202310086_HERI PRESIYONO-all.pdf
Download (181kB)
LEMBAR PENGESAHAN_13. TESIS_202310086_HERI PRESIYONO-all.pdf
Download (6MB)
ABSTRAK_13. TESIS_202310086_HERI PRESIYONO-all.pdf
Download (251kB)
BAB 1_13. TESIS_202310086_HERI PRESIYONO-all.pdf
Download (735kB)
BAB 2_13. TESIS_202310086_HERI PRESIYONO-all.pdf
Download (990kB)
BAB 3_13. TESIS_202310086_HERI PRESIYONO-all.pdf
Restricted to Registered users only
Download (694kB) | Request a copy
BAB 4_13. TESIS_202310086_HERI PRESIYONO-all.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB 5_13. TESIS_202310086_HERI PRESIYONO-all.pdf
Restricted to Registered users only
Download (228kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_13. TESIS_202310086_HERI PRESIYONO-all.pdf
Download (201kB)
13. TESIS_202310086_HERI PRESIYONO.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
Abstract
PLTU Batang 2 × 1000 MW merupakan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang beroperasi sebagai base load pada sistem ketenagalistrikan Jawa-Madura–Bali (Jamali) dengan teknologi ultra-supercritical (USC) untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan emisi. Keandalan pengoperasian PLTU Batang sangat bergantung pada kesiapan dua Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Batang–Pemalang, sehingga diperlukan skema mitigasi kontingensi n-2 untuk mengantisipasi gangguan simultan yang berpotensi menyebabkan ketidakstabilan sistem Jamali. Penelitian ini mengevaluasi keandalan sistem dan kelayakan ekonomi melalui simulasi pengoperasian dengan metode pembatasan operasi dan penerapan Defense Scheme kontingensi n-2. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode pembatasan operasi hanya memungkinkan PLTU Batang beroperasi pada kapasitas 1.400 MW agar memenuhi kriteria keandalan, sedangkan penerapan Defense Scheme memungkinkan pembangkitan hingga 1.900 MW dengan syarat pelepasan beban terarah sebesar 608 MW. Dari sisi ekonomi, Defense Scheme menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) harian menjadi Rp14,91 miliar, atau 24% lebih rendah dibanding metode pembatasan operasi yang memerlukan kompensasi dari pembangkit berbahan bakar gas (PLTG) yang berbiaya tinggi. Kajian kelayakan finansial yang mencakup Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI), dan Payback Period menunjukkan bahwa proyek pengadaan dan pemasangan Defense Scheme n-2 pada SUTET Batang–Pemalang layak dilaksanakan. Implementasi Defense Scheme tersebut untuk meningkatkan keandalan dan kestabilan sistem ketenagalistrikan Jawa-Madura-Bali serta memberikan manfaat ekonomi yang signifikan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Defense Scheme, load shedding, kehandalan, kestabilan, kontingensi n-2, biaya pokok penyediaan, analisis ekonomi |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Economic Analysis Bidang Keilmuan > Electrical Engineering Bidang Keilmuan > Energi dan Ketenagalistrikan Thesis |
| Divisions: | Pasca Sarjana > S2 Teknik Elektro |
| Depositing User: | Mr Presiyono Heri |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 02:33 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 06:43 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5350 |
