Azzaky, Muhammad Raihan (2026) ANALISIS FINANSIAL POTENSI BISNIS PROGRAM CO-FIRING BIOMASSA PADA PLTU BATU BARA: STUDI KASUS PLTU KAPASITAS 315 MW DI PULAU JAWA. Diploma thesis, Institut Teknologi Perusahaan Listrik Negara.
Cover.pdf
Download (14kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (960kB)
Abstrak.pdf
Download (11kB)
Bab 1.pdf
Download (188kB)
Bab 2.pdf
Download (286kB)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (183kB) | Request a copy
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (395kB) | Request a copy
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (25kB) | Request a copy
Daftar Pustaka.pdf
Download (87kB)
Laporan Tugas Akhir Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
Abstract
Program co-firing biomassa merupakan strategi transisi energi yang didorong pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi karbon pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) guna mencapai target Net Zero Emission 2060. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dan potensi bisnis penerapan co-firing pada PLTU berkapasitas 315 MW dengan membandingkan skenario rasio biomassa 0% (base case), 5%, dan 10%. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif untuk menghitung Levelized Cost of Electricity (LCOE), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi co-firing 10% yang dimulai pada tahun ke-10 operasional mampu menurunkan LCOE menjadi 6,16 sen USD/kWh, lebih efisien dibandingkan skenario base case sebesar 6,32 sen USD/kWh. Penurunan ini didorong oleh disparitas harga energi termal biomassa yang 52% lebih rendah dibandingkan batubara. Dari sisi profitabilitas, skenario 10% memberikan kinerja keuangan terbaik dengan nilai NPV sebesar USD 102,024,976.50 dan IRR sebesar 12.84%, unggul dibandingkan operasional batubara murni yang memiliki IRR 12.53%, dengan Payback Period selama 5,8 tahun. Selain manfaat internal, program ini menciptakan potensi pasar (captive market) bagi industri penyediaan bio-pellet dengan estimasi pendapatan mencapai USD 7,1 Juta (setara Rp 120 Miliar) per tahun. Penelitian ini menyimpulkan bahwa co-firing biomassa pada rasio 10% layak diterapkan secara finansial dan strategis untuk keberlanjutan bisnis pembangkitan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Finansial, Biomassa, Co-firing, LCOE, PLTU 315 MW, Potensi Bisnis |
| Subjects: | Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Teknologi dan Bisnis Energi > S1 Bisnis Energi (Kewirausahaan) |
| Depositing User: | Mr Azzaky Muhammad Raihan |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 07:25 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 07:25 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5427 |
