Suryaman Putra, Dicky and Qosim, Muchamad Nur (2026) ANALISIS UMUR EKONOMIS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) 5 MENGGUNAKAN METODE WHOLE LIFE COSTING (WLC) PT PLN NUSANTARA POWER MUARA KARANG JAKARTA. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
Cover.pdf
Download (173kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (935kB)
Abstrak.pdf
Download (228kB)
Bab I.pdf
Download (201kB)
Bab II.pdf
Download (1MB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (547kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (669kB)
Bab V Kesimpulan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (193kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (175kB)
SKRIPSI 202311618 DICKY SURYAMAN PUTRA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract
Penentuan umur ekonomis pembangkit listrik merupakan aspek penting dalam pengelolaan aset
ketenagalistrikan, khususnya bagi pembangkit yang telah beroperasi dalam jangka waktu panjang.
PLTU 5 Muara Karang sebagai pembangkit berbahan bakar gas menghadapi tantangan peningkatan
biaya operasi, penurunan kinerja, serta perubahan kondisi sistem kelistrikan. Oleh karena itu,
diperlukan metode analisis yang komprehensif untuk menentukan umur ekonomis pembangkit secara
objektif dan sesuai dengan standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perkiraan
umur ekonomis PLTU 5 Muara Karang berdasarkan metode Whole Life Costing (WLC) dengan
mengacu pada ketentuan SPLN K5.015:2023, serta menganalisis kondisi finansial pembangkit
selama masa operasinya. Metode WLC diterapkan dengan menganalisis seluruh komponen biaya
siklus hidup pembangkit, meliputi biaya investasi, biaya operasi dan pemeliharaan, biaya bahan
bakar, serta nilai sisa aset. Analisis finansial dilakukan menggunakan parameter Net Present Value
(NPV) dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil analisis menunjukkan bahwa umur ekonomis PLTU
5 Muara Karang tercapai pada tahun ke-40 sejak awal operasi, yang ditandai dengan kondisi
keuntungan maksimum (maximum profit). Pada kondisi tersebut, diperoleh nilai NPV sebesar Rp.
1.052.433.860.000 dan IRR sebesar 21,66%, yang lebih tinggi dibandingkan nilai Weighted Average
Cost of Capital (WACC) PLN sebesar 7,38%. Secara finansial, PLTU 5 Muara Karang masih
menunjukkan kelayakan ekonomi hingga mencapai umur ekonomisnya, meskipun terdapat
kecenderungan peningkatan biaya bahan bakar dan penurunan efisiensi pada usia lanjut pembangkit.
Penerapan metode WLC terbukti mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kinerja
ekonomi pembangkit sepanjang siklus hidupnya dan selaras dengan ketentuan SPLN K5.015:2023.
Metode ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis terkait kelanjutan operasi,
optimalisasi, maupun penghentian operasi pembangkit listrik
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Umur Ekonomis, Whole Life Costing, Maximum profit, PLTU Muara Karang, SPLN K5.015:2023 |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Economic Analysis Bidang Keilmuan > Feasibility Analysis Bidang Keilmuan > Power Plant Skripsi Bidang Keilmuan > Steam Power Plant Bidang Keilmuan > Studi Kelayakan Bidang Keilmuan > Teknik Elektro |
| Divisions: | Fakultas Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan > S1 Teknik Elektro |
| Depositing User: | Mr Putra Dicky Suryaman |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 02:47 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 02:47 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5505 |
