STUDI KELAYAKAN FINANSIAL DAN RISIKO PEMBANGUNAN SPKLU ULTRA FAST CHARGING DI TOL BAKAUHENI-TERBANGGI BESAR

Ananda, Shafia (2026) STUDI KELAYAKAN FINANSIAL DAN RISIKO PEMBANGUNAN SPKLU ULTRA FAST CHARGING DI TOL BAKAUHENI-TERBANGGI BESAR. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (153kB)
[thumbnail of Lembar pengesahan.pdf] Text
Lembar pengesahan.pdf

Download (499kB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

Download (228kB)
[thumbnail of bab 1.pdf] Text
bab 1.pdf

Download (227kB)
[thumbnail of bab 2.pdf] Text
bab 2.pdf

Download (342kB)
[thumbnail of bab 3.pdf] Text
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (659kB)
[thumbnail of bab 4.pdf] Text
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (429kB)
[thumbnail of bab 5.pdf] Text
bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (239kB)
[thumbnail of daftar pustaka.pdf] Text
daftar pustaka.pdf

Download (197kB)
[thumbnail of file utuh Skripsi.pdf] Text
file utuh Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Pemerintah Indonesia menargetkan 2 juta mobil listrik dan 13 juta motor listrik pada tahun 2030, yang memerlukan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) memadai. Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 Km memerlukan minimal 7 unit SPKLU, namun ketersediaan saat ini masih terbatas. Penelitian ini menganalisis kelayakan finansial pembangunan 2 unit SPKLU ultra fast charging 100 kW menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari BPS, PLN, dan RUPTL 2025-2034. Analisis sensitivitas dilakukan pada tiga skenario berdasarkan okupansi charger. Hasil menunjukkan skenario pesimis (6 kendaraan/ perhari) menghasilkan NPV Rp 1,82 miliar dan IRR 6% yang tidak layak, skenario moderat (8 kendaraan/hari) menghasilkan NPV Rp 2,51 miliar dan IRR 15% yang layak, sedangkan skenario optimis (10 kendaraan/hari) menghasilkan NPV Rp 3,85 miliar dan IRR 34% yang sangat layak. Okupansi charger merupakan variabel paling kritis dengan peningkatan dari 6 menjadi 8 kendaraan per hari meningkatkan IRR sebesar 150%. Penelitian menyimpulkan pembangunan SPKLU layak secara finansial pada skenario moderat dan optimis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: SPKLU, kelayakan finansial, analisis sensitivitas, NPV, IRR, payback period
Subjects: Skripsi
Divisions: Fakultas Teknologi dan Bisnis Energi > S1 Bisnis Energi (Kewirausahaan)
Depositing User: Mrs Ananda Shafia
Date Deposited: 04 Mar 2026 07:23
Last Modified: 04 Mar 2026 07:23
URI: https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5588

Actions (login required)

View Item
View Item