Jumaidi, Masyitah and Abduh, Syamsir (2026) OPTIMASI LOKASI DAN KELAYAKAN INVESTASI STASIUN PENGISIAN KENDARAAN LISTRIK UMUM (SPKLU) DI BANDA ACEH. Diploma thesis, Institusi Teknologi PLN.
1. COVER.pdf
Download (266kB)
2.LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
3. Abstract.pdf
Restricted to Registered users only
Download (201kB)
BAB 1.pdf
Download (147kB)
BAB 2.pdf
Download (3MB)
BAB 3.pdf
Download (216kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (136kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (138kB)
29. TESIS_202310591_MASYITAH JUMAIDI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract
Percepatan transisi energi di Indonesia mendorong pengembangan infrastruktur pendukung
kendaraan listrik, termasuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Namun,
Kota Banda Aceh sebagai simpul aktivitas Provinsi Aceh masih memiliki keterbatasan
infrastruktur SPKLU yang tersebar secara optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan lokasi optimal pembangunan SPKLU di Banda
Aceh menggunakan integrasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Analytical Hierarchy
Process (AHP), (2) menganalisis kelayakan investasi secara finansial, dan (3) mengevaluasi
model bisnis yang paling efektif untuk diterapkan.
Hasil analisis spasial menunjukkan bahwa kawasan Simpang Lima di Kecamatan Kuta Alam
merupakan zona dengan tingkat kesesuaian tertinggi berdasarkan lima kriteria utama, yaitu
aksesibilitas jalan, kedekatan ke pusat kegiatan, kesesuaian tata ruang, ketersediaan jaringan
listrik, dan kepadatan penduduk.
Analisis finansial pada lokasi tersebut menunjukkan bahwa proyek sangat sensitif terhadap
tingkat utilisasi. Pada skenario optimistis (25%), proyek menghasilkan Net Present Value
(NPV) sebesar ±Rp979 juta, Internal Rate of Return (IRR) 24,31%, dan Payback Period
sekitar 3,7 tahun, yang mengindikasikan tingkat kelayakan yang tinggi. Sementara itu,
ambang utilisasi minimum agar proyek mencapai NPV ≥ 0 pada tingkat diskonto 10% berada
pada kisaran ±16–17%.
Berdasarkan hasil tersebut, model bisnis Public–Private Partnership (PPP) direkomendasikan
sebagai pendekatan yang paling adaptif pada tahap awal pengembangan, karena
memungkinkan pembagian risiko investasi dan mendukung percepatan pembangunan
infrastruktur SPKLU. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam perencanaan
SPKLU berbasis analisis spasial dan kelayakan ekonomi di wilayah urban yang sedang
berkembang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | SPKLU, GIS, AHP, kelayakan investasi, kemitraan publik-swasta |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Teknik Tenaga Listrik Thesis |
| Divisions: | Pasca Sarjana > S2 Teknik Elektro |
| Depositing User: | Mrs Jumaidi Masyitah |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 03:47 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 03:47 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5643 |
