PENERAPAN METODE K-MEANS UNTUK CLUSTERING DAERAH RAWAN KEJADIAN DARURAT BERDASARKAN DATA KEBAKARAN DAN RESCUE DI KABUPATEN BANDUNG

Putra Danendra Reviansyah Muhammad, Muhammad Reviansyah Danendra (2026) PENERAPAN METODE K-MEANS UNTUK CLUSTERING DAERAH RAWAN KEJADIAN DARURAT BERDASARKAN DATA KEBAKARAN DAN RESCUE DI KABUPATEN BANDUNG. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (155kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan.pdf] Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (355kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (207kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (247kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (433kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (755kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of 202131160_Muhammad Reviansyah D.P_Revisi_Skripsi.pdf] Text
202131160_Muhammad Reviansyah D.P_Revisi_Skripsi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan Skripsi.pdf] Text
Lembar Pengesahan Skripsi.pdf

Download (84kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengelompokkan wilayah rawan kejadian darurat
di Kabupaten Bandung berdasarkan data historis kebakaran dan penyelamatan (rescue)
tahun 2022-2024. Permasalahan utama yang dihadapi oleh Dinas Pemadam Kebakaran
dan Penyelamatan Kabupaten Bandung adalah belum tersedianya analisis pemetaan
kerawanan wilayah berbasis data yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan
mitigasi. Metode yang digunakan adalah algoritma K-Means Clustering dengan
pendekatan metodologi CRISP-DM, mulai dari pemahaman kebutuhan bisnis,
pembersihan dan normalisasi data, hingga pemodelan dan evaluasi. Variabel yang
digunakan dalam pemodelan meliputi Frekuensi Kejadian, Rata-rata Response Time, dan
Total Kerugian. Penentuan jumlah cluster paling optimal dilakukan menggunakan Elbow
Method, yang menghasilkan pembagian wilayah ke dalam 3 cluster (K=3). Hasil
pengelompokan menunjukkan terdapat 4 kecamatan dengan tingkat Rawan Tinggi, 7
kecamatan pada tingkat Rawan Sedang, dan 20 kecamatan pada tingkat Rawan Rendah.
Kualitas hasil pemodelan ini dinilai menggunakan metrik evaluasi, yang menghasilkan
skor rata-rata Silhouette Coefficient sebesar 0.30798 dan Davies-Bouldin Index (DBI)
sebesar 1.03530. Sebagai output akhir, hasil clustering ini diimplementasikan ke dalam
sebuah dashboard pemetaan interaktif berbasis web. Hasil penelitian dan sistem ini
diharapkan dapat memberikan masukan yang terukur bagi Dinas Pemadam Kebakaran
Kabupaten Bandung dalam menyusun rencana alokasi pos, pencegahan, dan penanganan
darurat yang lebih tepat sasaran.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: K-Means Clustering, CRISP-DM, Kebakaran, Penyelamatan, Bandung.
Subjects: Bidang Keilmuan > Clustering Analysis
Bidang Keilmuan > Machine Learning
Skripsi
Bidang Keilmuan > Teknik Informatika
Divisions: Fakultas Telematika Energi > S1 Teknik Informatika
Depositing User: Mr Putra Muhammad Reviansyah Danendra
Date Deposited: 05 Mar 2026 06:32
Last Modified: 05 Mar 2026 06:32
URI: https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5712

Actions (login required)

View Item
View Item