Ikhsan, khairuddin (2026) STUDI PEMASANGAN TRAFO SISIP UNTUK MENGATASI TRAFO OVERLOAD DAN MERATAKAN BEBAN TRAFO DI PT PLN (Persero) ULP BINJAI KOTA. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
COVER.pdf
Download (168kB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (248kB)
ABSTRAK.pdf
Download (222kB)
BAB I.pdf
Download (163kB)
BAB II.pdf
Download (417kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (403kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (855kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (169kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (201kB)
LAPORAN TUGAS AKHIR LENGKAP YANG SUDAH DI TAN_Khairuddin Ikhsan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Transformator distribusi merupakan salah satu komponen penting dalam sistem penyaluran
tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan energi listrik dari jaringan distribusi kepada
pelanggan. Gangguan pada transformator distribusi dapat menyebabkan terganggunya
kontinuitas pelayanan listrik, terutama apabila terjadi pembebanan berlebih (overload).
Transformator yang beroperasi melebihi 80% dari kapasitas nominalnya berpotensi
mempercepat penurunan umur teknis, menurunkan kualitas tegangan, serta meningkatkan
risiko terjadinya gangguan pada sistem distribusi tenaga listrik. Berdasarkan standar operasi
PT PLN (Persero) yang mengacu pada SPLN D3.002-1:2013, tingkat pembebanan
transformator yang direkomendasikan adalah maksimal 80% dari kapasitas nominal.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pembebanan transformator distribusi
serta mengevaluasi efektivitas pemasangan trafo sisip sebagai metode penanganan overload.
Metode penelitian yang digunakan meliputi survei lapangan, pengumpulan data pembebanan
transformator, serta analisis persentase pembebanan sebelum dan sesudah pemasangan trafo
sisip. Berdasarkan hasil observasi di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Binjai Kota pada tanggal
15–31 Juli 2025, ditemukan lima gardu distribusi yang mengalami kondisi overload, yaitu
Gardu BJ114B sebesar 82,87%, BJ06A sebesar 92,69%, SB06 sebesar 89,47%, SB15 sebesar
92,92%, dan SB05 sebesar 91,77%. Setelah dilakukan pemasangan trafo sisip, tingkat
pembebanan mengalami penurunan menjadi 44,85% pada BJ114B, 61,41% pada BJ06A,
61,41% pada SB06, 66,47% pada SB15, dan 54,34% pada SB05. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pemasangan trafo sisip efektif dalam menurunkan tingkat pembebanan
transformator dari kondisi overload menjadi berada pada rentang aman di bawah 80%. Selain
itu, metode ini mampu meningkatkan keandalan sistem distribusi, memperpanjang umur
teknis transformator, serta meningkatkan kualitas pelayanan tenaga listrik kepada pelanggan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | trafo sisip, overload, pembebanan transformator, distribusi tenaga listrik, PT PLN |
| Subjects: | Skripsi |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | Mr Ikhsan Khairuddin |
| Date Deposited: | 07 Mar 2026 22:23 |
| Last Modified: | 07 Mar 2026 22:23 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5971 |
