SAPUTRO, HENDRI DWI (2026) PENGARUH KEANDALAN PEMASANGAN TOPSKOR METODE OFFLINE PADA SISTEM JARINGAN TRANSMISI 150 KV SEGMEN GI BATURAJA. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
COVER.pdf
Download (271kB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (263kB)
ABSTRAK.pdf
Download (201kB)
BAB I.pdf
Download (213kB)
BAB II.pdf
Download (383kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (492kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (160kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (182kB)
FILE LENGKAP (COVER KE DAFTAR PUSTAKA).pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Pekerjaan pemasangan Topi Pelindung Isolator (Topskor) pada jaringan transmisi 150 kV bertujuan meningkatkan proteksi mekanis terhadap gangguan eksternal akibat hewan. Namun, pada praktiknya pekerjaan ini kerap dilaksanakan dengan metode offline (padam) yang berpotensi menimbulkan dampak operasional berupa hilangnya energi yang seharusnya dapat disalurkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis durasi pemadaman, menghitung energi tidak tersalurkan (Energy Not Supplied/ENS), mengestimasi kerugian biaya, serta menyusun rekomendasi metode pekerjaan yang lebih efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif–komparatif berdasarkan data rekaman logsheet operasi GI Baturaja pada tanggal 6–8 Oktober 2025 dengan interval pengamatan 08.00–16.00 WIB. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan, arus tiga fasa, serta durasi pemadaman pada PHT 150 kV Bukit Asam 1 dan Bukit Asam 2. Perhitungan ENS dilakukan menggunakan persamaan daya tiga fasa dengan asumsi faktor daya 0,85, sedangkan estimasi kerugian biaya dihitung berdasarkan tarif energi Rp 1.114,74 /kWh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan pemasangan Topskor metode offline menyebabkan pemadaman pada salah satu penghantar, yaitu Bukit Asam 2 pada 6 Oktober 2025 dan Bukit Asam 1 pada 7 Oktober 2025. Nilai ENS yang diperoleh sebesar 401.572 kWh pada 6 Oktober 2025 dan 356.874 kWh pada 7 Oktober 2025. Estimasi kerugian biaya akibat ENS masing-masing sebesar Rp 447.657.643.28 dan Rp 397.870.880.76. Selain itu, analisis data gangguan menunjukkan bahwa tidak ada pemadaman terkait hewan yang tercatat pada segmen transmisi di mana topskor telah dipasang selama periode 2021–2025. Kesimpulannya, meskipun metode pemasangan offline secara teknis memungkinkan, metode ini menyebabkan gangguan sementara pada penyediaan energi selama periode pelaksanaan. Oleh karena itu, metode kerja live-line (PDKB) dapat dipertimbangkan sebagai pendekatan alternatif untuk meningkatkan keandalan sistem dan meminimalkan potensi kehilangan energi.
Kata Kunci : Topskor, Metode Offline, ENS, kerugian biaya, PDKB, Transmisi 150 kV.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Topskor, Metode Offline, Energi Tidak Tersalurkan (ENS), kerugian biaya, PDKB, Transmisi 150 kV, Gangguan Hewan pada Transmisi, Keandalan Sistem Tenaga Listrik, |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Electrical Engineering Bidang Keilmuan > Energi dan Ketenagalistrikan Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Tenaga Listrik |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | mr Hendri Dwi Saputro |
| Date Deposited: | 07 Mar 2026 22:34 |
| Last Modified: | 07 Mar 2026 22:34 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5990 |
