Budianto, Nur Arif and Marsudi, Baruno (2026) Analisa Pengaruh Penggunaan Biodiesel 40 Dan Biodiesel 35 Terhadap Spesific Fuel Consumption (SFC). Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
Cover.pdf
Download (5MB)
BAB I.pdf
Download (5MB)
BAB II.pdf
Download (5MB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (5MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB V Kesimpulan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
File Secara Utuh.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
Abstract
PLN yang berperan sebagai satu satunya perusahaan listrik milik Negara yang di beri tugas dan wewenang dalam masalah pengelolaan penyaluran listrik kepada masyarakat. Ketersediaan listrik dan pelayanan yang baik tentu menjadi prioritas utama bagi PLN. dalam penyaluran aliran listrik, masalah yang di alami PLN salah satunya adalah Terjadinya Gangguan pada mesin pembangkit da;am menyalurkan listrik, untuk itu dalam menyalurkan energi agar tetap handal makan kita perlu melakukan pemeliharaan dan perawatan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), PLTD merupakan faktor kritis dalam menjamin keandalan pasokan listrik, khususnya di daerah terpencil seperti Tuapejat, ibu kota Kabupaten Kepulauan Mentawai. PLTD Tuapejat memegang peran strategis sebagai tulang punggung suplai energi di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan biodiesel B35 dan B40 terhadap nilai Specific Fuel Consumption (SFC) mesin diesel pada PLTD. Metode yang digunakan adalah pengambilan data operasional mesin pada variasi beban tertentu, meliputi daya keluaran (kW), konsumsi bahan bakar (liter/jam), serta perhitungan laju aliran massa bahan bakar. Data tersebut kemudian digunakan untuk menghitung nilai SFC dan membandingkan kinerja mesin saat menggunakan B35 dan B40., Hasil analisis nilai rata2 SFC pada B35 adalah 0,323 kg/kwh dan B40 adalah 0,327 kg/kwh ini menunjukan bahwa penggunaan B40 cenderung menghasilkan nilai SFC yang sedikit lebih tinggi dibandingkan B35, akibat nilai kalor yang lebih rendah dan karakteristik fisik bahan bakar yang berbeda. Meskipun terjadi peningkatan konsumsi bahan bakar spesifik, perbedaan tersebut masih berada dalam batas operasional yang dapat diterima.
Kesimpulannya, peningkatan kadar biodiesel dari B35 ke B40 berpengaruh terhadap kenaikan nilai Specific Fuel Consumption, namun tidak secara signifikan menurunkan performa mesin apabila sistem bahan bakar dan proses pembakaran dalam kondisi optimal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Biodiesel B35, Biodiesel B40, Specific Fuel Consumption (SFC) |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Biomass Bidang Keilmuan > Energi Terbarukan Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Mesin |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknik Mesin |
| Depositing User: | Mr Pratama Adrian |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 02:57 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 02:57 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/6031 |
