Sabarudin, Ihsan (2026) PERBANDINGAN ISOLATOR KERAMIK DAN ISOLATOR POLYMER TERHADAP KEANDALAN JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV DI PENYULANG SANCANG (SNCG) UP3 GARUT. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
cover.pdf
Download (131kB)
lembar pengesahan.pdf
Download (226kB)
Bab 1.pdf
Download (275kB)
bab 2.pdf
Download (593kB)
bab 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (345kB)
bab iv.pdf
Restricted to Registered users only
Download (606kB)
bab v.pdf
Restricted to Registered users only
Download (208kB)
daftar pustaka.pdf
Download (223kB)
TUGAS_AKHIR_IHSAN SABARUDIN_Ihsan Sabarudin.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Keandalan sistem distribusi tenaga listrik sangat dipengaruhi oleh kualitas komponen jaringan, khususnya isolator sebagai penopang konduktor dan pencegah arus bocor. Pada Penyulang Sancang (SNCG) UP3 Garut, penggunaan isolator keramik pada jaringan distribusi 20 kV sering mengalami gangguan akibat kelembapan, kontaminasi lingkungan pesisir, serta penurunan tahanan isolasi yang memicu flashover dan pemadaman. Kondisi tersebut menyebabkan tingginya frekuensi dan durasi gangguan yang tercermin pada nilai indeks SAIDI dan SAIFI serta berdampak pada kualitas pelayanan listrik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi keandalan jaringan sebelum penggantian isolator, membandingkan tingkat keandalan antara isolator keramik dan isolator polimer, serta menentukan jenis isolator yang paling efektif meningkatkan keandalan jaringan distribusi 20 kV. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur, dokumentasi data gangguan PLN, dan observasi lapangan. Analisis dilakukan dengan membandingkan jumlah gangguan, durasi pemadaman, pelanggan terdampak, serta perhitungan indeks SAIDI dan SAIFI pada periode Juni - Desember 2024 sebelum dan sesudah penggantian isolator pada periode Juni – Desmber 2025. Hasil penelitian menunjukkan penggantian 486 unit isolator keramik menjadi isolator polimer menurunkan jumlah gangguan dari 61 kejadian pada awal periode sebelum dan setelah dilakukan pelaksanaan penggantian Isolator menjadi 23 kejadian, menurunkan total durasi pemadaman, serta memperbaiki nilai SAIDI dan SAIFI secara signifikan. Kesimpulannya, isolator polimer memiliki kinerja isolasi lebih baik, lebih tahan terhadap kontaminasi, dan lebih efektif meningkatkan kontinuitas penyaluran listrik dibandingkan isolator keramik pada jaringan distribusi 20 Kv.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Isolator, Saidi, Saifi, Listrik. |
| Subjects: | Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Tenaga Listrik |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | Mr Ihsan Sabarudin |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 03:03 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 03:03 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/6064 |
