Mukharis, Ramadhan and Budi Kurniawan, Sandi (2026) PENGARUH PEMINDAHAN KEYPOINT RECLOSER PETAI PATAH UNTUK MENINGKATKAN KEHANDALAN PADA PENYULANG KERIAU ULP SANDAI. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
1. sampul.pdf
Download (275kB)
2. Lembar Pengesahan Tugas Akhir.pdf
Download (244kB)
3. Abstrak.pdf
Download (392kB)
BAB I.pdf
Download (525kB)
BAB II.pdf
Download (1MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (665kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (414kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (449kB)
REVISI_TA_MUKHARIS RAMADAN_202371563.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract
Keandalan sistem distribusi tenaga listrik merupakan aspek penting dalam menjaga kontinuitas penyaluran energi kepada pelanggan. Salah satu faktor yang mempengaruhi keandalan adalah sistem proteksi, khususnya penggunaan recloser sebagai peralatan proteksi otomatis untuk membatasi area terdampak gangguan. Penempatan recloser yang kurang tepat dapat menyebabkan luas daerah pemadaman menjadi lebih besar dari yang seharusnya, sehingga berdampak pada meningkatnya nilai indeks keandalan seperti SAIDI, SAIFI, dan ENS.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh relokasi Recloser Petai Patah yang berfungsi sebagai proteksi Zona 2 pada Penyulang Keriau sistem 20 kV PT PLN (Persero) ULP Sandai terhadap peningkatan keandalan jaringan distribusi. Penyulang Keriau memiliki panjang jaringan sekitar 34,8 km dengan total 17 gardu distribusi dan 843 pelanggan. Pada bulan Agustus tercatat terjadi 8 kali trip recloser akibat gangguan yang sebagian besar terjadi pada ujung jaringan, sehingga pelanggan pada section yang relatif aman tetap mengalami pemadaman.
Hasil avaluasi dampak pemindahan keypoint recloser petai patah bahwa berkurangnya jumlah pelanggan terdampak padam yang sebelumnya 843 pelanggan menjadi 688 pelanggan dimana penurunan jumlah pelanggan padam juga berpengaruh terhadap nilai SAIDI dari 2,62 menit/pelanggan menjadi 2,07 menit/pelanggan, SAIFI 0,161 kali/pelanggan menjadi 0,127 kali/pelanggan, ENS 1.159,65 kwh menjadi 515,40 kwh. Sedangkan pada penjualan penggunaan listrik pada PT SSM juga mengalami penigkatan dimana sebelumnya Rp 83.583.269 menjadi Rp 456.699.670,-. Pemindahan keypoint recloser petai patah terbukti efektif dalam mengurangi angka SAIDI, SAIFI, ENS serta terbukti dapat meningkatkan penjualan energi listrik.
Kata kunci: Recloser, sistem distribusi, keandalan, SAIDI, SAIFI, penjualan energi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Recloser, sistem distribusi, keandalan, SAIDI, SAIFI, penjualan energi. |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Energy Savings Bidang Keilmuan > SCADA Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Elektro Tenaga Listrik Bidang Keilmuan > Tenaga Listrik |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | mr Mukharis Ramadhan |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 10:48 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 13:05 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/6096 |
