PENAMBAHAN TAHAPAN PADA SKEMA OVERLOAD SHEDDING (OLS) SUBSISTEM PEDAN 1&2 SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PEMADAMAN MELUAS PADA PLN UP2B JAWA TENGAH DAN D. I. YOGYAKARTA

Pamungkas, Aji and Gultom, Tumpal (2025) PENAMBAHAN TAHAPAN PADA SKEMA OVERLOAD SHEDDING (OLS) SUBSISTEM PEDAN 1&2 SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PEMADAMAN MELUAS PADA PLN UP2B JAWA TENGAH DAN D. I. YOGYAKARTA. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.

[thumbnail of 202480092_AJI PAMUNGKAS_PK_Penambahan Tahapan pada Skema Overload Shedding (OLS) Subsistem Pedan 1&2 sebagai Upaya Pencegahan Pemadaman Meluas (ttd).pdf] Text
202480092_AJI PAMUNGKAS_PK_Penambahan Tahapan pada Skema Overload Shedding (OLS) Subsistem Pedan 1&2 sebagai Upaya Pencegahan Pemadaman Meluas (ttd).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Keandalan sistem tenaga listrik merupakan aspek krusial dalam menjaga kontinuitas pasokan energi dan mencegah terjadinya pemadaman meluas pada sistem interkoneksi. Subsistem Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta merupakan bagian dari Sistem Jawa–Madura–Bali yang memiliki tingkat pembebanan tinggi, khususnya pada Inter-Bus Transformer (IBT) Pedan 1 dan 2 yang pada kondisi tertentu telah mencapai sekitar 77% dari kapasitas nominalnya. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan overload apabila terjadi kontingensi dan dapat menyebabkan trip peralatan serta pemadaman sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja skema Overload Shedding (OLS) eksisting serta merancang penambahan tahapan pelepasan beban (plus stages) sebagai upaya meningkatkan keandalan operasi sistem. Metode penelitian menggunakan pendekatan Root Cause Problem Solving (RCPS) untuk mengidentifikasi penyebab potensi gangguan serta simulasi kontingensi menggunakan perangkat lunak DIgSILENT PowerFactory melalui modul Stability Analysis Functions (RMS). Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kondisi beban sistem 4.000 MW, arus IBT setelah OLS tahap awal masih mencapai 1.786 A (103%) atau berada di atas arus nominal 1.718 A. Dengan penerapan penambahan tahapan OLS, arus tersebut dapat diturunkan hingga sekitar 1.531 A (89%). Pada skenario beban yang lebih tinggi hingga 5.354 MW, arus IBT yang semula mencapai 1.866 A (108%) dapat diturunkan menjadi sekitar 1.581 A (92%) setelah implementasi tahapan tambahan. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan tahapan pada skema OLS mampu menurunkan pembebanan IBT hingga berada di bawah batas nominal serta meningkatkan kemampuan sistem dalam merespons kondisi kontingensi. Dengan demikian, implementasi OLS plus stages dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keandalan operasi subsistem dan mencegah terjadinya pemadaman meluas pada sistem tenaga listrik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Overload Shedding, Defense Scheme, Inter-Bus Transformer, Kontingensi Sistem Tenaga Listrik, Keandalan Sistem
Subjects: Bidang Keilmuan > Power Systems
Skripsi
Divisions: Pasca Sarjana > Program Studi Program Profesi Insinyur
Depositing User: Mr Aji Pamungkas
Date Deposited: 12 Mar 2026 06:09
Last Modified: 12 Mar 2026 06:09
URI: https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/6159

Actions (login required)

View Item
View Item