Sinambela, Hamzah Arifin and Hakim, Luqmanul (2025) KAJIAN OPTIMASI PEMANFAATAN MAKE UP TRANSPORT (MUT) PADA PERJANJIAN PENGANGKUTAN GAS (PPG) RUAS KM52 - BONTANG KE PEMBANGKIT PLN GRUP. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
Laporan Praktik Keinsinyuran_Hamzah Arifin Sinambela.pdf
Restricted to Registered users only
Download (620kB)
Abstract
Kegiatan praktik keinsinyuran ini dilaksanakan di lingkungan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) sebagai bagian dari penerapan kompetensi profesi insinyur dalam bidang pengelolaan energi primer, khususnya dalam pengaturan dan optimalisasi pengangkutan gas bumi untuk pembangkit tenaga listrik. Fokus kegiatan ini adalah melakukan kajian terhadap pemanfaatan Make Up Transport (MUT) pada Perjanjian Pengangkutan Gas (PPG) ruas KM52–Bontang yang terbentuk akibat ketidaktercapaian komitmen Ship or Pay (SOP) selama periode 2021–2023. Ketidakseimbangan antara volume aktual pengaliran gas dan volume komitmen SOP menyebabkan terbentuknya akumulasi MUT yang perlu dimanfaatkan secara optimal sebelum masa kontrak berakhir. Melalui kegiatan ini dilakukan analisis terhadap kondisi aktual pengaliran gas, identifikasi penyebab rendahnya pemanfaatan kapasitas, serta evaluasi beberapa alternatif penyelesaian, yaitu: (1) pemanfaatan MUT di wilayah Bontang hingga akhir periode kontrak, (2) perpanjangan kontrak PPG Bontang dengan penyesuaian tingkat Ship or Pay (SOP), dan (3) pengalihan pemanfaatan MUT ke wilayah lain yang memiliki kapasitas serapan gas lebih tinggi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kondisi eksisting di Bontang dengan SOP sebesar 90% tidak memungkinkan seluruh volume MUT terserap hingga tahun 2028. Alternatif perpanjangan kontrak dengan penyesuaian SOP dapat memperpanjang waktu serapan, namun efektivitasnya tetap terbatas karena rendahnya permintaan gas di wilayah tersebut. Sementara itu, hasil simulasi pengalihan pemanfaatan MUT ke wilayah lain melalui ruas East Java Gas Pipeline (EJGP) menunjukkan hasil yang paling optimal, di mana seluruh volume MUT dapat terserap sepenuhnya pada 25 Juni 2027. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pengalihan pemanfaatan MUT ke sistem dengan permintaan gas yang lebih tinggi memberikan efisiensi teknis dan keekonomian yang lebih baik, sekaligus memaksimalkan manfaat biaya transportasi yang telah dibayarkan melalui skema SOP. Selain itu, kegiatan praktik keinsinyuran ini juga menegaskan pentingnya penerapan etika profesi, profesionalisme, serta aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) dalam proses analisis dan pengambilan keputusan. Prinsip-prinsip tersebut menjadi dasar dalam menjamin keakuratan data, objektivitas hasil analisis, serta tanggung jawab profesional terhadap keputusan keinsinyuran yang diambil. Secara keseluruhan, kegiatan ini menghasilkan rekomendasi strategis untuk optimalisasi pemanfaatan kapasitas transportasi gas bumi sekaligus memperkuat penerapan nilai-nilai profesionalisme dan etika keinsinyuran dalam mendukung kinerja perusahaan di bidang energi primer.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Make Up Transport (MUT), Ship or Pay (SOP), Perjanjian Pengangkutan Gas (PPG), optimalisasi transportasi gas, pengelolaan energi primer, analisis sistem gas bumi. |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Energy Bidang Keilmuan > Energy Business Bidang Keilmuan > Energy Economics Bidang Keilmuan > Fossil Fuel Bidang Keilmuan > Power Plant Bidang Keilmuan > Power generation Skripsi |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Program Studi Program Profesi Insinyur |
| Depositing User: | Mr Hamzah Arifin Sinambela |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 05:46 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 05:46 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/6258 |
