Sagala, Ridho Hamzah (2026) ANALISIS GANGGUAN SISTEM KONTROL DAN INSTRUMENTASI TERHADAP KEANDALAN HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR (HRSG) MENGGUNAKAN METODE PARETO LOSSES DI BLOK 2 PT. PLN NUSANTARA POWER UP MUARA KARANG. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
COVER.pdf
Download (163kB)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (286kB)
ABSTRAK.pdf
Download (207kB)
BAB I.pdf
Download (208kB)
BAB II.pdf
Download (1MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (566kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (461kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (196kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (180kB)
SKRIPSI 202211038 RIDHO HAMZAH SAGALA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Heat Recovery Steam Generator (HRSG) adalah salah satu peralatan penting pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang memanfaatkan gas buang turbin gas untuk menghasilkan uap. HRSG juga dilengkapi dengan sistem kontrol dan instrumentasi yang berfungsi untuk mengukur, mengendalikan, dan menjaga kondisi operasi agar tetap stabil. Namun, gangguan pada sistem kontrol dan instrumentasi dapat menyebabkan peningkatan downtime yang berpengaruh terhadap kesiapan operasi sistem. Tujuan Penelitian ini menganalisis gangguan pada sistem kontrol dan instrumentasi HRSG serta menentukan kategori komponen yang paling dominan memberikan kerusakan menggunakan metode Pareto Losses. Data yang digunakan adalah data gangguan sistem kontrol dan instrumentasi HRSG Blok 2 PT PLN Nusantara Power UP Muara Karang pada periode Januari 2025 hingga Januari 2026. Perhitungan dilakukan berdasarkan frekuensi gangguan dan downtime, serta didukung dengan perhitungan Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time To Repair (MTTR), dan Availability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tujuh kategori komponen yang dianalisis, Indikator Sensor Aliran, Piping Auxiliaries, dan Transmitter merupakan tiga kategori komponen yang paling dominan dengan kontribusi kumulatif terhadap downtime sebesar 89,844%. Indikator Sensor Aliran menjadi kategori dengan kontribusi downtime terbesar, yaitu sebesar 63,278%, dengan total downtime sebesar 7.829 jam dan nilai Availability sebesar 54,832%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Indikator Sensor Aliran menjadi salah satu komponen yang perlu mendapatkan prioritas penanganan karena memiliki downtime yang tinggi dan tingkat kesiapan operasi yang paling rendah dibandingkan kategori komponen lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, penanganan gangguan dapat dilakukan melalui tindakan korektif berupa penggantian komponen yang mengalami kerusakan serta tindakan preventif melalui pemeliharaan yang lebih rutin dan terjadwal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR (HRSG), Instrumentasi , Pareto Losses. Sistem Kontrol |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Boiler Bidang Keilmuan > Elektronika Bidang Keilmuan > Heat Exchanger Bidang Keilmuan > Pengukuran besaran listrik Bidang Keilmuan > Power Plant Bidang Keilmuan > Sistem Kontrol Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Elektro |
| Divisions: | Fakultas Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan > S1 Teknik Elektro |
| Depositing User: | Mr Ridho Hamzah Sagala |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 02:49 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 02:49 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/7099 |
