Mardona, Teddy and Abduh, Syamsir (2026) ANALISIS TEKNO EKONOMI REKONDUKTORING SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI PENGHANTAR SUGE DUKONG DI PLN ULTG BELITUNG. Masters thesis, Institut Teknologi PLN.
Cover.pdf
Download (145kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (312kB)
Abstrak.pdf
Download (139kB)
Bab I.pdf
Download (256kB)
Bab II.pdf
Download (1MB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (340kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (205kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (211kB)
TESIS_202310109_TEDDY MARDONA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Kebutuhan listrik di Belitung yang meningkat menuntut keandalan pada sistem transmisi SUTT 66 kV Suge–Dukong sebagai jalur utama evakuasi daya dari subsistem Suge. Dengan beban puncak Sistem Belitung mencapai 62 MW, dan total kapasitas pembangkit di Suge sebesar 58 MW, saluran eksisting dengan kuat hantar arus (KHA) 400 A (43 MW) per penghantar kurang mampu mendukung optimalisasi penyaluran daya serta kurang memenuhi persyaratan keandalan N-1. Kondisi ini mengakibatkan tingginya risiko ketidakandalan sistem, dan keterbatasan evakuasi daya pembangkit. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi teknis penghantar eksisting, mengevaluasi peningkatan kapasitas, dan keandalan sistem melalui rencana rekonduktoring, serta menganalisa kelayakan ekonomi proyek. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data teknis konduktor, simulasi aliran daya Sistem Belitung dengan DIgSILENT PowerFactory, serta analisis finansial menggunakan indikator NPV, IRR, BCR, dan Payback Period. Hasil studi menunjukkan bahwa konduktor ACCC Helsinki merupakan alternatif paling unggul dengan nilai evaluasi 4,1 dari 5, didukung kapasitas arus tinggi (802 A), bobot yang ringan, suhu operasi 180°C, andongan rendah, dan kompatibilitas struktur menara. Simulasi DIgSILENT menunjukkan peningkatan signifikan pasca rekonduktoring, termasuk penurunan pembebanan penghantar menjadi 24–39%, peningkatan profil tegangan, serta penurunan susut daya saat operasi 2 penghantar 1128 kW ke 997,3 kW dan saat operasi 1 penghantar dari 2172 kW ke 1189,4 kW. Dari analisis finansial, proyek dinyatakan layak dengan investasi Rp 53,95 miliar, menghasilkan NPV positif, IRR di atas 9,7%, BCR > 1, dan Payback Period yang relatif singkat. Hal ini mengindikasikan rekonduktoring menggunakan ACCC Helsinki merupakan proyek yang layak secara teknis dan ekonomis.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rekonduktoring, HTLS, ACCC Helsinki, Sag, Digsilent, NPV |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Energy Economics Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Elektro |
| Divisions: | Pasca Sarjana > S2 Teknik Elektro |
| Depositing User: | Mr Mardona Teddy |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 02:34 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 02:34 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5450 |
