Rahmadi, Didik (2026) PENERAPAN METODE CUT OFF SINGLE PHI INCOMER TERHADAP KEANDALAN DAN KEAMANAN SISTEM TRANSMISI TENAGA LISTRIK SUTT 150 KV TEGINENENG – METRO. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
COVERTUGASAKHIR_DIDIKRAHMADI_202371624 FINAL.pdf
Download (138kB)
TUGASAKHIR_DIDIKRAHMADI_202371624 FINAL_LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (217kB)
TUGASAKHIR_DIDIKRAHMADI_202371624 FINAL_ABSTRAK.pdf
Download (247kB)
TUGASAKHIR_DIDIKRAHMADI_202371624 FINAL_BAB 1.pdf
Download (247kB)
TUGASAKHIR_DIDIKRAHMADI_202371624 FINAL_BAB 2.pdf
Download (644kB)
TUGASAKHIR_DIDIKRAHMADI_202371624 FINAL_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (532kB)
TUGASAKHIR_DIDIKRAHMADI_202371624 FINAL_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (668kB)
TUGASAKHIR_DIDIKRAHMADI_202371624 FINAL_BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (201kB)
TUGASAKHIR_DIDIKRAHMADI_202371624 FINAL_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (226kB)
TUGASAKHIR_DIDIKRAHMADI_202371624 FINAL_Didik Rahmadi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Transformasi arsitektur jaringan transmisi melalui skema cut off merupakan strategi krusial untuk memitigasi risiko pemadaman meluas pada sistem kelistrikan dengan interkoneksi kompleks, seperti pada jalur SUTT 150 kV Tegineneng–Metro di wilayah Lampung. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi parameter keandalan sistem akibat kerentanan terhadap gangguan hubung singkat yang memengaruhi indeks kontinuitas pelayanan. Metodologi penelitian mencakup analisis aliran daya (load flow) menggunakan perangkat lunak ETAP serta perhitungan matematis terhadap nilai Mean Time Between Failures (MTBF) untuk mengukur rata-rata waktu antar kegagalan pada komponen transmisi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan, di mana rugi-rugi daya (power losses) pada jalur Sribawono–Metro–Tegineneng berhasil direduksi sebesar 53%, dari 1.517 kW menjadi 712,6 kW. Selain efisiensi daya, terjadi perbaikan profil tegangan yang substansial pada sisi distribusi; tegangan operasional pada GI Metro dan GI Sribawono yang sebelumnya berada pada kondisi kritis sebesar 17,7 kV, berhasil ditingkatkan masing-masing menjadi 18,6 kV dan 18,7 kV, sehingga kini telah memenuhi standar operasional nasional. Penerapan metode ini secara teknis juga mampu meningkatkan nilai MTBF, yang mengindikasikan bahwa sistem memiliki ketahanan lebih tinggi terhadap frekuensi gangguan berulang. Optimalisasi isolasi gangguan dan perbaikan kualitas tegangan ini membuktikan bahwa metode cut off single phi incomer efektif dalam memperkuat stabilitas serta keandalan jangka panjang infrastruktur transmisi di Lampung.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keandalan sistem, keamanan sistem, cut off single phi incomer, SUTT 150 kV, transmisi tenaga listrik. |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Analisis Beban Bidang Keilmuan > Building Construction Bidang Keilmuan > Cost Management Bidang Keilmuan > Data Analytics Bidang Keilmuan > Infrastructure Management Bidang Keilmuan > Manajemen Konstruksi Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Elektro Bidang Keilmuan > Teknik Elektro Tenaga Listrik Bidang Keilmuan > Teknik Tenaga Listrik Bidang Keilmuan > Transmisi Daya Listrik Bidang Keilmuan > Transmission Line |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | Mr Rahmadi Didik |
| Date Deposited: | 07 Mar 2026 15:02 |
| Last Modified: | 07 Mar 2026 15:02 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5864 |
