Haris, Haris (2026) PENERAPAN INSPEKTA 20KV UNTUK MENCEGAH KECELAKAAN KERJA MANUSIA DAN PENINGKATAN KEANDALAN JARINGAN DISTRIBUSI LISTRIK 20KV. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
202371609_HARIS_TUGAS AKHIR FIX_COVER.pdf
Download (113kB)
202371609_HARIS_TUGAS AKHIR FIX_LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (537kB)
202371609_HARIS_TUGAS AKHIR FIX_ABSTRAK.pdf
Download (151kB)
202371609_HARIS_TUGAS AKHIR FIX_BAB 1 17-20.pdf
Download (107kB)
202371609_HARIS_TUGAS AKHIR FIX_BAB 2 21-44.pdf
Download (527kB)
202371609_HARIS_TUGAS AKHIR FIX_BAB 3 45-49.pdf
Restricted to Registered users only
Download (144kB)
202371609_HARIS_TUGAS AKHIR FIX_BAB 4 50-81.pdf
Restricted to Registered users only
Download (365kB)
202371609_HARIS_TUGAS AKHIR FIX_BAB 5 82-84.pdf
Restricted to Registered users only
Download (105kB)
202371609_HARIS_TUGAS AKHIR FIX_DAFTAR PUSTAKA 85-86.pdf
Download (134kB)
202371609_HARIS_TUGAS AKHIR FIX_Haris Haris 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
HARIS.
PENERAPAN INSPEKTA 20KV UNTUK MENCEGAH KECELAKAAN KERJA MANUSIA DAN PENINGKATAN KEANDALAN JARINGAN DISTRIBUSI LISTRIK 20KV
Dibimbing oleh Syarif Hidayat, S.Si., M.T
Jaringan distribusi listrik tegangan menengah 20 kV memiliki potensi bahaya yang cukup tinggi terhadap keselamatan kerja manusia, terutama pada kegiatan pemeliharaan dan inspeksi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kecelakaan kerja manusia pada jaringan distribusi 20 kV serta mengevaluasi penerapan INSPEKTA 20 kV dalam peningkatan keandalan jaringan distribusi, mengidentifikasi dan mengurangi potensi bahaya tersebut di wilayah kerja PT PLN (Persero) UP3 Mamuju. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui inspeksi lapangan, dokumentasi hasil INSPEKTA, dan observasi langsung. Data dianalisis berdasarkan jumlah temuan pada masing-masing penyulang, perhitungan persentase potensi kecelakaan kerja, serta penyajian grafik analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penyulang Keang memiliki potensi kecelakaan kerja tertinggi sebesar 40%, sedangkan Penyulang Kuo, Tommo, dan Galung masing-masing sebesar 20%. Disamping itu, padam akibat gangguan dikenal dengan energi tidak tersalur/ energi not supplied (ENS) pada penyulang kuo sebesar 68A selama 3,33 menit menimbulkan kerugian sebesar Rp. 179.792,-. Nilai ini bisa dikatakan kecil tapi dampak yang ditimbulkan ke masyarakat sangat besar akibat tidak tersalurkannya energi listrik. Penurunan angka Kecelakaan masyarakat umum tahun 2024 dari 4 menjadi 2 ditahun 2025 membuat penerapan Sistem INSPEKTA 20 kV terbukti efektif dalam mencegah potensi bahaya. Dengan demikian, INSPEKTA 20 kV berperan penting dalam meningkatkan keselamatan kerja manusia dan mendukung keandalan jaringan distribusi listrik.
Kata Kunci : jaringan distribusi 20 kV, keselamatan kerja, INSPEKTA 20 kV, kecelakaan kerja, K3.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | jaringan distribusi 20 kV, keselamatan kerja, INSPEKTA 20 kV, kecelakaan kerja, K3. |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Ekonomi dan Sumber Daya Manusia Bidang Keilmuan > Monitoring Bidang Keilmuan > Sensor Skripsi Bidang Keilmuan > Tenaga Listrik |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | mr Haris Haris |
| Date Deposited: | 07 Mar 2026 15:25 |
| Last Modified: | 07 Mar 2026 15:25 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5905 |
