Kusmanto, Arief (2026) PERBAIKAN TITIK HOTSPOT DENGAN MENGGUNAKAN KONTAK FINGER MODIFIKASI UNTUK MENJAGA KEANDALAN SISTEM PADA PMS GI 150kV BAY PLTU CILACAP. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
1. cover_202371572_ARIEF KUSMANTO.pdf
Download (462kB)
2. lembar pengesahan_202371572_ARIEF KUSMANTO.pdf
Download (3MB)
3. abstrak 202371572_ARIEF KUSMANTO.pdf
Download (419kB)
4. bab 1_202371572_ARIEF KUSMANTO.pdf
Download (535kB)
5. bab 2_202371572_ARIEF KUSMANTO.pdf
Download (1MB)
6. bab 3_202371572_ARIEF KUSMANTO.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
7. bab 4_202371572_ARIEF KUSMANTO.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
8. bab 5 kesimpulan_202371572_ARIEF KUSMANT_TUGAS AKHIR_Arief Kusmanto_re - Copy (9).pdf
Restricted to Registered users only
Download (416kB)
9. daftar pustaka_202371572_ARIEF KUSMANTO.pdf
Download (524kB)
10. 202371572_ARIEF KUSMANTO_TUGAS AKHIR UTUH.pdf
Restricted to Registered users only
Download (11MB)
Abstract
Transmisi listrik tegangan tinggi adalah proses penyaluran listrik tegangan tinggi 150.000 volt
(150KV) dari pusat pembangkit melalui jaringan transmisi tegangan tinggi yang kemudian masuk
ke gardu induk 150KV untuk kemudian di salurkan ke gardu-gardu distribusi (konsumen). Listrik
masuk ke dalam gardu induk melewati beberapa peralatan instalasi tegangan tinggi seperti LA,
CT, PT, PMS, PMT dan sebagainya, hingga kemudian di salurkan kembali ke beban yang
membutuhkan. Salah satu peralatan yang cukup krusial dalam proses penyaluran listrik adalah
pemisah (PMS) yang bisa disebut juga dengan disconecting switch (DS). PMS pada gardu induk
tegangan tinggi, biasanya terletak di bay penghantar/line maupun pada busbar, sehingga kita biasa
menyebutnya dengan PMS line maupun PMS busbar. Pemisah (PMS) adalah salah satu peralatan
sistem tenaga listrik yang berfungsi sebagai saklar pemisah rangkaian listrik dalam kondisi
bertegangan atau tidak bertegangan tanpa arus beban. Beberapa bagian atau komponen dari PMS
yang berfungsi menghantarkan arus diantaranya adalah pisau / contact finger PMS dan klem
PMS. Salah satu anomali yang ada pada PMS di gardu induk adalah munculnya hotspot atau titik
panas pada contact / pisau PMS. Hotspot seringkali muncul pada kedua bagian PMS yang
berfungsi menghantarkan arus listrik tersebut. Hotspot muncul manakala terjadi beban tinggi dan
kondisi pemburukan nilai tahanan pada suatu titik contact maupun klem PMS, serta usia pakai
dari PMS yang sudah lama sehingga menimbulkan luka gesekan antar pisau yang dapat memicu
terjadinya hotspot pada kontak finger /pisau PMS. Dalam beberapa kasus, di PLN UPT
Purwokerto kerapkali ditemukan anomali hotspot pada contact PMS merk ABB TIPE
SGF170p100+1E. Anomali hotspot ini sifatnya berulang. Dalam arti lain, sudah dilakukan
pemeliharaan akan tetapi masih muncul hotspot di titik yang sama di kemudian hari. Hal ini
diperlukan suatu penanganan khusus untuk mengatasi anomali hotspot berulang pada contact
PMS tersebut agar kontinuitas penyaluran tenaga listrik dapat tetap terjaga.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Transmisi, Gardu Induk, Pemisah / PMS, Hotspot, Contact Finger |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > High Voltage Skripsi Bidang Keilmuan > Substation Bidang Keilmuan > Tenaga Listrik |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | Mr KUSMANTO ARIEF |
| Date Deposited: | 07 Mar 2026 21:19 |
| Last Modified: | 07 Mar 2026 21:19 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5945 |
