Subiwinarno, Faji (2026) Pengembangan Standar Operasional Prosedur Pressing Compression Connector untuk Pencegahan Kegagalan Sambungan PDKB TM PLN UP3 Purwokerto. Diploma thesis, Institut teknologi PLN.
COVER_FAJI SUBIWINARNO_202371541.pdf
Download (151kB)
LEMBAR_PENGESAHAN_FAJI SUBIWINARNO_202371541.pdf
Restricted to Registered users only
Download (296kB)
BAB_I_FAJI SUBIWINARNO_202371541.pdf
Download (158kB)
BAB_II_FAJI SUBIWINARNO_202371541.pdf
Download (644kB)
BAB_III_FAJI SUBIWINARNO_202371541.pdf
Restricted to Registered users only
Download (279kB)
BAB_IV_FAJI SUBIWINARNO_202371541.pdf
Restricted to Registered users only
Download (682kB)
BAB_V_FAJI SUBIWINARNO_202371541.pdf
Restricted to Registered users only
Download (152kB)
DAFTAR_PUSTAKA_FAJI SUBIWINARNO_202371541.pdf
Download (196kB)
TA_FAJI SUBIWINARNO_202371541_Faji Subiwinarno TTD Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Kegagalan sambungan pada jaringan Tegangan Menengah (TM), khususnya pada pekerjaan Pemeliharaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) di PLN UP3 Purwokerto, dapat disebabkan oleh kualitas pressing Compression Connector (CCO) yang tidak optimal. Pressing yang kurang sempurna berpotensi meningkatkan resistansi kontak yang ditunjukkan melalui kenaikan suhu (hotspot), sehingga dapat menurunkan keandalan sistem distribusi dan meningkatkan risiko gangguan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi termal sambungan hasil pressing CCO serta mengidentifikasi klasifikasi tingkat keparahan berdasarkan nilai kenaikan suhu (ΔT). Metode yang digunakan adalah pengujian non-destruktif berupa inspeksi visual dan analisis thermovision terhadap 20 titik sambungan CCO pada jaringan distribusi 20 kV dalam kondisi bertegangan. Pengukuran dilakukan dengan membandingkan suhu sambungan terhadap suhu lingkungan rata-rata 28°C untuk memperoleh nilai ΔT. Hasil penelitian menunjukkan suhu sambungan berada pada rentang 28,6°C hingga 86,4°C dengan nilai kenaikan suhu (ΔT) antara 0,6°C hingga 58,4°C. Berdasarkan klasifikasi ΔT, diperoleh 3 sambungan dalam kondisi normal, 2 sambungan kategori warm, 8 sambungan kategori hotspot ringan, dan 7 sambungan kategori hotspot berat. Hasil tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat sambungan dengan kenaikan suhu signifikan yang berpotensi mengganggu keandalan jaringan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan usulan penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP) pressing CCO, khususnya pada persyaratan alat press minimum 120 kN, kesesuaian dies, tahapan pelaksanaan pressing, serta verifikasi kualitas melalui thermovision. Implementasi SOP yang lebih terstruktur diharapkan mampu meningkatkan kualitas sambungan dan meminimalkan potensi kegagalan pada jaringan Tegangan Menengah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Compression Connector (CCO), pressing konektor, thermovision, kenaikan suhu (ΔT), hotspot, PDKB, jaringan Tegangan Menengah. |
| Subjects: | Skripsi |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | Mr Subiwinarno Faji |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 02:54 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 02:54 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/5957 |
