Iskandar, Iskandar (2026) PENGARUH VARIASI BEBAN TERHADAP EFISIENSI ENERGI DAN SFC PADA SISTEM ISOLATED PLTD LEMUKUTAN. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
cover dan judul.pdf
Download (186kB)
LEMBAR PENGESAHAN TA+PENGUJI.pdf
Download (1MB)
abstrak.pdf
Download (243kB)
BAB I.pdf
Download (215kB)
BAB II.pdf
Download (800kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (829kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (204kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (183kB)
Tugas Akhir - Iskandar.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
PLTD Lemukutan merupakan pembangkit listrik tenaga diesel yang beroperasi dalam sistem kelistrikan isolated, di mana seluruh pasokan energi listrik sepenuhnya bergantung pada mesin diesel tanpa dukungan jaringan interkoneksi. Dalam kondisi ini, variasi beban listrik harian secara langsung memengaruhi konsumsi bahan bakar, nilai Specific Fuel Consumption (SFC), serta efisiensi energi secara keseluruhan. Fluktuasi beban yang signifikan, khususnya antara periode beban puncak dan beban rendah, dapat menyebabkan mesin diesel beroperasi jauh dari titik efisiensi optimalnya, sehingga mengakibatkan peningkatan konsumsi bahan bakar dan biaya operasional. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi kinerja mesin diesel berdasarkan kondisi operasi aktual di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi beban terhadap konsumsi bahan bakar, nilai SFC, dan efisiensi energi mesin diesel di PLTD Lemukutan, serta mengidentifikasi mode operasi
yang paling efisien pada sistem isolated. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data logsheet operasi yang dikumpulkan selama periode pengamatan empat hari. Parameter yang dianalisis meliputi beban listrik, konsumsi bahan bakar B40, durasi operasi, serta mode pengoperasian mesin, yaitu operasi satu unit dan operasi dua unit secara paralel. Evaluasi kinerja dilakukan melalui perhitungan laju aliran massa bahan bakar, nilai SFC, dan efisiensi energi berdasarkan data aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SFC tertinggi terjadi pada kondisi beban rendah, terutama ketika dua unit mesin diesel beroperasi secara paralel dengan pembagian beban. Sebaliknya, pengoperasian satu unit mesin pada beban menengah hingga mendekati beban maksimum menghasilkan nilai SFC yang lebih rendah dan efisiensi energi yang lebih tinggi. Kondisi ini merupakan mode operasi yang paling ekonomis dan efisien bagi PLTD Lemukutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan beban yang tepat, khususnya dengan memprioritaskan operasi satu unit pada beban rendah hingga menengah, dapat meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar dan menekan biaya operasional pada sistem pembangkit listrik tenaga diesel isolated.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | efisiensi energi, mesin diesel, SFC, sistem isolated, variasi beban |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Analisis Beban Bidang Keilmuan > Diesel Engine Bidang Keilmuan > Diesel Power Plant Bidang Keilmuan > Energy Consumption Bidang Keilmuan > Fossil Fuel Bidang Keilmuan > Power Plant Skripsi Bidang Keilmuan > Teknik Mesin |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknik Mesin |
| Depositing User: | Mr Iskandar - |
| Date Deposited: | 07 Mar 2026 22:54 |
| Last Modified: | 07 Mar 2026 22:54 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/6025 |
