Istiklal, Wildan and Kartiria, Kartiria (2026) PENERAPAN METODE MULTI DIRECT GROUNDING (MDG) DALAM PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN LISTRIK PADA TOWER TRANSMISI. Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
COVER TUGAS AKHIR WILDAN ISTIKLAL.pdf
Download (73kB)
Lembar Pengesehan Tugas Akhir.pdf
Download (209kB)
Abstrak.pdf
Download (163kB)
BAB I.pdf
Download (103kB)
BAB II.pdf
Download (389kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (101kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (104kB)
TUGAS AKHIR WILDAN ISTIKLAL FINAL_Wildan Istiklal.pdf
Download (4MB)
Abstract
Sistem pentanahan pada tower transmisi merupakan elemen penting dalam menjaga
keselamatan dan keandalan operasi sistem tenaga listrik. Nilai resistansi pentanahan yang
tinggi pada kaki tower dapat menyebabkan arus gangguan dan arus petir tidak terdistribusi
secara optimal ke tanah, sehingga meningkatkan risiko terjadinya back flashover serta
gangguan operasional pada jaringan transmisi. Oleh karena itu, diperlukan metode
perbaikan sistem pentanahan yang lebih efektif dan terstandarisasi. Penelitian ini
membahas rencana penerapan metode Multi Direct Grounding (MDG) sebagai upaya
perbaikan sistem pentanahan tower transmisi di lingkungan PT PLN (Persero) UIT JBTB
UPT Surabaya. Metode MDG dilakukan dengan menambahkan beberapa elektroda
pentanahan yang terhubung secara langsung dan terdistribusi di sekitar kaki tower.
Implementasi MDG di UPT Surabaya direncanakan mulai tahun 2025, namun pada saat
penelitian ini dilakukan masih berada pada tahap proses pelaksanaan pekerjaan. Oleh
karena itu, analisis kinerja metode MDG dalam penelitian ini dilakukan menggunakan data
hasil penerapan MDG dari unit transmisi lain yang telah terlebih dahulu
mengimplementasikan metode tersebut, sebagai data pembanding dan simulasi teknis.
Pengukuran resistansi pentanahan dilakukan menggunakan Earth Tester pada kondisi
eksisting tower serta dianalisis kembali berdasarkan hasil pengukuran pasca pemasangan
MDG pada unit pembanding. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai resistansi pentanahan
awal tower transmisi sebesar 11,8 Ω, yang belum memenuhi standar teknis PLN. Setelah
penerapan metode MDG, nilai resistansi pentanahan menurun menjadi 3,4 Ω, sehingga
telah memenuhi batas standar yang dipersyaratkan (≤ 5 Ω). Penurunan resistansi sebesar
71,2% menunjukkan bahwa metode MDG efektif dalam menurunkan tahanan pentanahan,
mengurangi risiko gangguan akibat petir, serta berpotensi meningkatkan keandalan proteksi
dan kontinuitas penyaluran daya pada jaringan transmisi di UPT Surabaya.
Kata kunci: Sistem Pentanahan, Multi Direct Grounding, Tower Transmisi, Resistansi
Pentanahan, Keandalan Sistem.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Pentanahan, Multi Direct Grounding, Tower Transmisi, Resistansi Pentanahan, Keandalan Sistem. |
| Subjects: | Skripsi |
| Divisions: | Vokasi > D3 Teknologi Listrik |
| Depositing User: | mr Wildan Istiklal |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 07:41 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 07:41 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/6058 |
