Rahadian, Aldy and Hidayat, Imron (2026) STRATEGI PERCEPATAN PROSES KONTRAKTUAL DI PLN DENGAN MENERAPKAN KONTRAK PAYUNG (MASTER SERVICE AGREEMENT) (STUDI KASUS: PENERAPAN KONTRAK PAYUNG (MASTER SERVICE AGREEMENT) DI PLN). Diploma thesis, Institut Teknologi PLN.
Laporan Praktik Keinsinyuran_Aldy Rahadian.pdf
Restricted to Registered users only
Download (573kB)
Abstract
Strategi percepatan proses kontraktual di PLN Group melalui penerapan Kontrak Payung (Master Service Agreement/MSA). Proses Kontraktual di PLN yang masih menggunakan KHS untuk setiap pekerjaan seringkali memerlukan waktu yang panjang, dokumen yang berulang, dan beban administrasi tinggi. Hal ini berdampak pada keterlambatan proyek, inefisiensi biaya, serta risiko ketidaktepatan penyelesaian pekerjaan.
Kontrak Payung atau MSA diterapkan sebagai solusi untuk pekerjaan berulang, multi-unit, dan berjangka panjang. MSA berisi ketentuan induk mengenai ruang lingkup pekerjaan, standar kualitas, harga dasar, mekanisme call-off, hak dan kewajiban pihak-pihak terkait, serta ketentuan K3. Dengan MSA, unit pengguna cukup menerbitkan kontrak turunan (call-off) berdasarkan kebutuhan spesifik tanpa melalui proses tender penuh, sehingga durasi kontraktual dapat dipangkas signifikan dari 30 hari menjadi 7 - 10 hari.
Tahapan implementasi MSA meliputi identifikasi pekerjaan berulang, penyusunan dokumen MSA, pemilihan penyedia melalui tender jangka panjang, penandatanganan MSA dan sosialisasi internal, penerbitan call-off oleh unit pengguna, hingga monitoring dan evaluasi kinerja penyedia. Dalam MSA juga tercakup ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang mewajibkan penyedia menyediakan tenaga kerja bersertifikat, APD sesuai standar, prosedur kerja aman, pelaporan insiden, serta memungkinkan PLN melakukan inspeksi dan sanksi jika terjadi pelanggaran.
Dengan penerapan MSA, PLN Group memperoleh berbagai manfaat, antara lain percepatan proses kontraktual, standarisasi dokumen, pengurangan beban administrasi, efisiensi biaya, dan peningkatan kepastian kualitas layanan. Khusus bagi PLN Enjiniring, MSA memungkinkan percepatan pekerjaan pemasaran, perencanaan teknis, survei, dan konsultansi yang bersifat lintas unit, sehingga mendukung target efisiensi dan ketepatan proyek secara keseluruhan.
Secara keseluruhan, MSA merupakan instrumen strategis yang membantu PLN Group menghadapi tantangan pengadaan modern, menjamin keamanan dan kualitas pekerjaan, serta mendukung pengelolaan sumber daya yang lebih efektif, profesional, dan akuntabel.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Master Service Agreement, percepatan kontrak, manajemen kontrak, efisiensi proses, PLN |
| Subjects: | Bidang Keilmuan > Construction Engineering and Management Skripsi |
| Divisions: | Pasca Sarjana > Program Studi Program Profesi Insinyur |
| Depositing User: | Mr Aldy Rahadian |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 06:04 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 06:04 |
| URI: | https://repository.itpln.ac.id/id/eprint/6206 |
